Otoinfo.id – Radiator merupakan komponen vital dalam sistem pendingin mobil. Namun, ada satu bagian yang sering kali menjadi titik lemah, yaitu upper tank radiator. Bagian atas radiator ini umumnya terbuat dari plastik, bukan logam seperti besi atau aluminium, sehingga rentan mengalami kerusakan seiring pemakaian.
Menurut Irul, pemilik bengkel spesialis radiator Irul Radiator, penyebab utama upper tank bocor adalah karena efek “kerebus” dari coolant.
“Namanya plastik, direbus coolant bertahun-tahun ya lama-lama getas. Ditambah panas mesin, pasti makin cepat rusak,” jelas Irul.
Efek Panas yang Bikin Upper Tank Getas
Ada dua sumber panas yang membuat upper tank radiator mobil mudah bocor:
1. Panas Coolant
Coolant atau cairan pendingin yang terus bersirkulasi melalui radiator bersuhu tinggi setiap kali mesin bekerja. Paparan panas ini berlangsung bertahun-tahun dan membuat material plastik upper tank melemah.
2. Panas Mesin
Selain panas dari coolant, radiasi panas mesin juga menambah beban pada upper tank. Kombinasi keduanya membuat plastik cepat getas, retak, hingga akhirnya rembes.
Baca Juga: CVT Skutik Pecah Saat Digeber Hampir Memakan Korban, Mekanik Bengkel Spesialis Angkat Bicara
Solusi Saat Upper Tank Radiator Bocor
Kabar baiknya, pemilik mobil tidak selalu harus mengganti radiator satu set. Kini sudah banyak bengkel yang melayani penggantian upper tank radiator saja, sehingga biaya bisa lebih hemat.
Proses penggantian cepat – mekanik berpengalaman bisa menyelesaikan dalam hitungan jam.
Harga lebih terjangkau – cukup mengganti bagian upper tank tanpa harus beli radiator baru.
Namun hanya tersedia aftermarket – karena tidak ada upper tank original di pasaran. Jika menginginkan part OEM, pilihan satu-satunya adalah membeli radiator satu set.
Baca Juga: Bahaya Buat Mesin! Jangan Anggap Sepele Coolant Bocor Berceceran
Berapa Lama Umur Upper Tank Baru?
Meski berbahan plastik aftermarket, umur pakai upper tank radiator cukup panjang bila pemasangannya benar.
“Kalau pengerjaannya teliti, bisa awet 2 sampai 3 tahun,” kata Irul.
Dengan demikian, pemilik mobil bisa menyiapkan dana secara bertahap untuk mengganti radiator baru bila diperlukan.
Upper tank radiator bocor adalah masalah umum pada mobil, terutama akibat paparan panas coolant dan mesin bertahun-tahun. Karena material plastik tidak sekuat logam, wajar bila komponen ini lebih cepat getas.
Solusinya, pemilik bisa mengganti upper tank radiator aftermarket sebagai opsi hemat, atau radiator satu set untuk mendapatkan part original.
Agar lebih awet, pastikan pergantian dilakukan di bengkel spesialis radiator yang berpengalaman. Dengan begitu, performa sistem pendingin tetap terjaga dan mesin mobil terhindar dari risiko overheat.
