Otoinfo.id-Julukan ‘Juara Tanpa Mahkota’ layak disandang oleh tim GGRT (Gerry Gendut Racing Team) NHK Creampie MBKW2 asal Lampung pada pentas Yamaha Cup Race (YCR) di Medan, Sumut dan Bangka, Babel beberapa waktu lalu. Andalkan Andreas Gunawan, tim milik Gerry Gendut dan dikawal tuner Kumar itu sukses mencuri perhatian. Bertarung dengan status privater, GGRT sukses dua kali tercatat dipodium ketiga pada kelas YCR1 (Moped 150 cc TU Expert). Lantas apa yang jadi alasan tim itu skuad GGRT, portal ini kasih julukan ‘Juara Tanpa Mahkota’?
Baca Juga : Yamaha Cup Race 2019 Bangka: Terbukti Ringan dan Kuat, Velg RCB SP522 Kuasai Tiga Kelas Utama

Alasan pertama adalah tentang fighting spirit alias semangat juang. Tanpa spirit itu tak mudah bertarung di dua event bergengsi dengan jarak tempuh yang panjang dari home base mereka. Menurut google maps, jarak dari Lampung ke Medan mencapai 1655 Km (39 Jam) perjalanan darat. Lalu jarak Lampung-Pangkal Pinang (Bangka) sekitar 1070 Km (40 Jam) perjalanan darat. “Konsekuansi logisnya adalah biaya tarnsportasi dan akomodasi, dua event YCR Medan dan Bangka kurang lebih 40 juta-an. Medan 25 juta, Bangka 15 juta,”beber Kumar dengan nama asli Umar itu.
Baca Juga : Yamaha Cup Race 2019 Bangka : Sukses Diramaikan Ribuan Penonton, Ini Komentar Bos Sumber Jadi
Alasan kedua adalah soal torehan prestasinya, “Dua event kemarin bawa dua tropi posisi ketiga, dari kelas YCR1. Misi utamya adalah unjuk potensi tim dengan target tampil di Final YCR Tasik, Bos Gerry Gendut full support,”tukas Kumar seraya mengungkap bahwa pertarungan di YCR1, MX King-nya tanpa quick shifter. Yup, dua petarung peraih podium satu dan kedua mengaplikasi teknologi quick shifter. “Saat ini kita belum pakai quick shifter, selisihnya lumayan dibanding dengan yang pakai quick shifter,”kilah Kumar. Apapun, predikat ‘Juara Tanpa Mahkota’ tetap layak disandang. Gaspol! Wawan

