Otoinfo.id – Banyak pengendara motor yang menganggap menyalakan lampu jauh (high beam) secara terus-menerus adalah hal sepele. Faktanya, kebiasaan ini bisa menimbulkan masalah besar, mulai dari kecelakaan lalu lintas hingga konflik sosial di jalanan.
Muhammad Cholil Ardiansyah, pemilik bengkel spesialis kelistrikan Nday Fashion Lightning (NFL), menjelaskan bahwa menyalakan lampu jauh sebenarnya tidak merusak sistem kelistrikan motor. Selama kondisi aki masih baik, motor tetap sanggup menanggung beban lampu jauh yang menyala.
Namun, menurutnya, masalah utama justru ada pada efek silau terhadap pengendara lain. “Bikin orang lain silau, nanti bisa dipass beam balik,” ujarnya.
Kapan Lampu Jauh Boleh Digunakan?
Menurut Nday, lampu jauh sebaiknya hanya digunakan di tempat-tempat gelap dan minim penerangan, misalnya di area hutan atau jalan pedesaan yang sepi.
Sementara itu, di wilayah perkotaan seperti Jakarta, lampu jalan sudah cukup terang sehingga penggunaan lampu jauh secara terus menerus tidak diperlukan.
Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion (SRP) Wahana Makmur Sejati (WMS), menambahkan bahwa menyalakan lampu jauh di jalan-jalan utama justru membahayakan pengendara lain.
Bahaya Menyalakan Lampu Jauh Terus-Menerus
Ada beberapa risiko serius yang bisa timbul jika pengendara motor terbiasa menyalakan lampu jauh tanpa henti:
1. Menyilaukan Pengendara dari Arah Berlawanan
Lampu jauh yang terlalu terang bisa membuat pengendara lain kehilangan pandangan sesaat. Kondisi ini berbahaya karena bisa memicu tabrakan frontal.
2. Mengganggu Konsentrasi Pengendara di Depan
Cahaya lampu jauh yang terpantul di kaca spion membuat pengendara di depan terganggu. Hal ini bisa mengacaukan konsentrasi dan membuat mereka melakukan manuver berisiko.
Baca Juga: Tanda-Tanda Mangkok Kampas Ganda Motor Matic Harus Diganti
3. Membuat Detail Jalan Tidak Terlihat Jelas
Menurut Agus, menyalakan lampu jauh justru bisa mengaburkan detail penting di jalan, seperti marka jalan, lubang kecil, atau reflektor. Akibatnya, pengendara sendiri bisa kurang waspada terhadap bahaya.
4. Memicu Konflik dan Dinilai Tidak Sopan
Selain berbahaya, kebiasaan ini juga bisa dianggap melanggar etika berkendara. Banyak pengendara yang merasa tidak nyaman hingga menilai pengguna lampu jauh sebagai tidak sopan di jalan.
Baca Juga: Simak Tips Merawat Mudah Power Window Mobil Supaya Tidak Macet
Gunakan Lampu Jauh dengan Bijak
Lampu jauh memang penting, tapi penggunaannya harus sesuai kondisi. Gunakan hanya di tempat gelap, minim penerangan, dan tidak ada pengendara lain dari arah berlawanan.
Menghidupkan lampu jauh terus-menerus bukan hanya mengganggu orang lain, tapi juga membahayakan diri sendiri. Jadi, biasakan menggunakan lampu motor sesuai aturan agar perjalanan lebih aman dan nyaman.
