Otoinfo.id – Pedro Acosta Akhirnya Menyerah dan menjalani operasi sindrom kompartemen di lengan kanannya, sebuah kondisi yang sudah diam-diam ia bawa sejak debutnya di MotoGP kelas utama. Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh tim KTM dalam pernyataan resmi yang singkat namun mencengangkan pada Selasa (29/4).
Diam-Diam Menderita: Acosta Sembunyikan Cedera Sejak Lama
Pedro Acosta Akhirnya Menyerah, alih-alih mengambil jalan cepat dengan operasi sejak awal seperti banyak rider lainnya, Pedro Acosta justru memilih pendekatan konservatif: fisioterapi dan penyesuaian ergonomi motor. Bahkan dalam beberapa kesempatan, ia dengan tegas menyangkal bahwa kelelahan lengan bawah berpengaruh terhadap performanya.
Namun catatan performanya sejak GP Qatar 2024 berbicara lain. Acosta yang sempat berada di posisi keempat, melorot ke posisi kesembilan karena kehilangan kekuatan lengan. Hal serupa terjadi di Argentina dan Austin musim ini. Jelas, ini bukan soal gaya membalap tapi tentang rasa sakit yang tak kunjung reda.
Baca Juga: Mesin Baru Honda Bikin Penasaran: Ngebut di Tes, Tapi Loyo Saat Balapan!
Akhirnya Terbuka: Operasi Jadi Jalan Terakhir
Operasi pun jadi satu-satunya opsi. Ini pertama kalinya ‘Hiu dari Mazarrón’ itu naik meja operasi sejak naik ke kelas premier. Sindrom kompartemen sendiri adalah musuh lama para pembalap MotoGP, terutama mereka yang harus mengendalikan motor besar dalam tekanan fisik ekstrem. Operasi ini biasanya dilakukan dengan membuat sayatan untuk mengurangi tekanan otot di lengan bawah yang terjebak dalam fasia otot.
Apa Dampaknya untuk Musim Ini?
Pedro Acosta saat ini menempati posisi ke-10 dalam klasemen MotoGP 2025 dan merupakan pembalap KTM dengan peringkat tertinggi, mengungguli rekan setimnya Brad Binder hanya dengan selisih satu poin. Jika pemulihannya berjalan lancar, ia diperkirakan bisa tampil di GP Prancis di Le Mans.
Baca Juga: Marc Marquez Bisa Guncang Dunia Jika Juara MotoGP 2025, Kata Alberto Puig
Titik Balik atau Awal Masalah Baru?
Dengan reputasinya sebagai pembalap muda berbakat dan harapan masa depan KTM, langkah Acosta menjalani operasi ini bisa jadi adalah titik balik penting. Namun itu juga berarti semua mata akan tertuju padanya saat kembali ke lintasan mampukah ia membuktikan bahwa keputusan ini adalah awal dari kebangkitan, bukan kemunduran?
