portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Sign In
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Notification
HeadlineRacing

Ninja Kuning bersama Deny MJ Moncer di Piala Bupati Cup Sleman, Borong Juara 1 dan 2 Ninja Sunmory Komunitas!

Vario Evo 160 Makin Digandrungi Anak Muda Jogja, Apa yang Bikin Skutik Ini Jadi Sorotan?
Honda

Vario Evo 160 Makin Digandrungi Anak Muda Jogja, Apa yang Bikin Skutik Ini Jadi Sorotan?

HeadlineRacing

Juna Podium Race 1 Open, Honda BKJU Konsisten Berprestasi di AHDC 2026 Purwokerto

HeadlineRacing

Abiyan Razga Racing Team Tampil Gemilang di AHDC 2026 Purwokerto, Raih Dua Podium Matic!

Font ResizerAa
Otoinfo.idOtoinfo.id
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Sign In Sign In
Follow US
Made by ThemeRuby using the Foxiz theme. Powered by WordPress
MotoGP

Kenapa Marc Marquez Benci Sprint Race di MotoGP?Ini Alasannya

Wawan
Last updated: 30/04/2025 15:05
By Wawan
3 Min Read
Marc Marquez Benci Sprint Race
Kenapa Marc Marquez Benci Sprint Race di MotoGP? Ini Tiga Alasan Utamanya!
SHARE

Otoinfo.id -Marc Marquez Benci Sprint Race, Sprint Race resmi menjadi bagian dari kalender MotoGP sejak musim 2023. Diselenggarakan setiap Sabtu di seluruh seri, format ini diadopsi dari Formula One (F1) dengan tujuan menambah daya tarik dan penonton di lintasan. Namun, tidak semua pembalap menyukai ide ini, bahkan Marc Marquez terang-terangan menyebut dirinya membenci Sprint Race.

Contents
1. Sprint Race MotoGP Tiru F1 Tapi Digelar Lebih Intens2. Dua Balapan dalam Satu Pekan Sangat Menguras Fisik dan Emosi3. Sprint Race Sering Berbeda Hasil dengan Race Utama

Marc Marquez benci sprint race, berikut tiga alasan utama kenapa juara dunia delapan kali tersebut tidak menyukai format Sprint Race, meskipun dirinya menjadi salah satu yang paling sukses dalam format ini.

Baca Juga: Ungkap Rahasia Menarik di Balik Podium Juara Alvin Keanu Budiman di SIC Junior Ohvale Championship 2025!

1. Sprint Race MotoGP Tiru F1 Tapi Digelar Lebih Intens

MotoGP mengadopsi Sprint Race dari F1 yang mulai memperkenalkan format serupa sejak 2021. Namun berbeda dari F1 yang hanya menggelarnya di beberapa seri tertentu, MotoGP malah menyelenggarakan Sprint Race di seluruh pekan balapan, setiap Sabtu.

Artinya, para pembalap tidak hanya fokus pada race utama hari Minggu, tapi juga harus maksimal di Sprint Race yang sama-sama kompetitif. Ini membuat jadwal balap jadi lebih padat dan melelahkan, bahkan bagi pembalap sekelas Marquez.

2. Dua Balapan dalam Satu Pekan Sangat Menguras Fisik dan Emosi

Meski Sprint Race hanya terdiri dari setengah jumlah putaran race utama, intensitasnya sangat tinggi. Pembalap dipaksa tampil maksimal dalam waktu singkat, tanpa ruang banyak untuk strategi jangka panjang.

Marc Marquez menyatakan bahwa Sprint Race membuatnya sulit mengontrol emosi. Ia mengaku tidak suka sesi ini meski dirinya mencetak rekor sebagai pembalap pertama yang memenangi lima Sprint Race secara beruntun. “Saya selalu bicara hal yang sama: saya benci Sprint Race karena saya sangat senang tetapi saya ingin mengontrol emosi karena (Minggu) adalah hari terpenting,” kata Marquez dikutip dari Crash, Selasa (29/4/2025).

3. Sprint Race Sering Berbeda Hasil dengan Race Utama

Fenomena lain dari Sprint Race adalah hasil yang tidak selalu mencerminkan performa race utama. Marquez bisa saja menang Sprint Race, tetapi tidak selalu podium di hari Minggu. Sejauh ini, ia hanya menang dalam tiga dari lima race utama MotoGP 2025, meski mendominasi Sprint Race.

Meski demikian, Sprint Race juga terbukti krusial. Jorge Martin, misalnya, menjadi juara dunia MotoGP 2024 berkat konsistensinya dalam Sprint Race.

Baca Juga: Black Drag Bike 2025 Seri Pembuka Siap Digelar di Sirkuit Mijen Semarang, Nih Infonya!

Sprint Race mungkin masih menjadi kontroversi, tapi tidak bisa disangkal bahwa sesi ini telah menambah dinamika baru di MotoGP. Meski banyak pembalap merasa terbebani, mereka juga menyadari pentingnya Sprint Race dalam perburuan gelar juara. Jadi, suka atau tidak, pembalap seperti Marc Marquez tetap harus menghadapi Sprint Race dengan strategi matang.

Join Our Newsletter
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
TAGGED:Balapan MotoGPdorna sportsjorge martinmarc marquezMotoGP 2025Sprint Racesprint race motogp
Share This Article
Facebook Email Copy Link

You Might Also Like

Klasemen Sementara MotoGP 2024 pasca Sprint Race MotoGP Prancis 2024
Headline

Klasemen Sementara MotoGP 2024 pasca MotoGP Prancis 2024

By Sandy
17/05/2024
Marquez Rebut Pole, Bagnaia ke-7 Hasil Spektakuler Kualifikasi MotoGP Spanyol!
HeadlineRacing

Marquez Rebut Pole, Bagnaia ke-7: Hasil Spektakuler Kualifikasi MotoGP Spanyol!

By Bakti Nugroho
27/04/2024
Marc Marquez Bisa Guncang Dunia
MotoGPRacing

Marc Marquez Bisa Guncang Dunia Jika Juara MotoGP 2025, Kata Alberto Puig

By Wawan
02/05/2025
10 Tahun Berlalu, Marc Marquez Disarankan Minta Maaf ke Rossi: Luka Lama MotoGP 2015 Terbuka Lagi!
MotoGP

10 Tahun Berlalu, Marc Marquez Disarankan Minta Maaf ke Rossi: Luka Lama MotoGP 2015 Terbuka Lagi!

By Wawan
03/08/2025
Marc Marquez dan Francesco Bagnaia di Ducati Tantangan 2025
AgendaRacing

Marc Marquez dan Francesco Bagnaia di Ducati: Tantangan 2025

By Dhimas Cipta
15/06/2024
Marc Marquez Dominan di Awal MotoGP 2025, Sulit Dikalahkan Menurut Carlo Pernat
MotoGP

Marc Marquez Dominan di Awal MotoGP 2025, Sulit Dikalahkan

By Wawan
18/04/2025
otoinfo.id - 2018
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Media
  • Disclaimer – Otoinfo
portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?