Otoinfo – Tingginya curah hujan yang menyebabkan banjir di beberapa daerah berdampak pada kendaraan, terutama mobil yang terpaksa menerjang genangan. Salah satu risiko yang perlu diwaspadai adalah tercampurnya oli mesin dengan air, yang dapat mengganggu performa mesin.
Menurut Iwan dari Iwan Motor Honda Auto Clinic, oli yang bercampur air akan berubah warna menjadi putih atau coklat susu. Imam Choiri dari AP Speed menambahkan bahwa campuran ini mengurangi kemampuan oli dalam melumasi komponen mesin, berpotensi menyebabkan kerusakan serius.
Air tak hanya dapat merusak mesin tetapi juga masuk ke transmisi, baik manual maupun otomatis. Imam menyarankan pemilik mobil memeriksa bagian girboks dan mengganti oli gardan jika ditemukan tanda oli bercampur air. Langkah ini penting karena oli transmisi memiliki fungsi vital dalam menyalurkan tenaga ke roda.
Untuk mencegah kerusakan lebih lanjut, pastikan segera memeriksa dan menguras oli mobil setelah terpapar banjir, serta menggantinya dengan oli baru. Perawatan yang tepat dapat menjaga performa mobil tetap optimal.
