Otoinfo – Toyota Astra Motor (TAM) secara resmi menghadirkan Corolla Cross Hybrid GR Sport dalam gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023.
Dengan selisih harga sekitar Rp20 juta dari varian biasa yang telah diperkenalkan tahun sebelumnya, varian terbaru ini membawa sejumlah peningkatan yang signifikan.
Dengan label GR Sport yang melekat, Corolla Cross Hybrid secara keseluruhan kini hadir dengan tampilan yang lebih sporty. Mobil ini sudah tersedia dalam dua tipe, dengan varian paling atas, GR-S, dihargai sekitar Rp600 jutaan, sedangkan varian non GR-S dibanderol sekitar Rp500 jutaan.
Dalam detailnya, berbagai aksen sporty ditambahkan ke seluruh bagian eksterior mobil, termasuk bagian depan dengan sentuhan gelap pada rumah lampu, samping, bagian belakang, dan kaki-kaki. Tak hanya itu, varian Corolla Cross Hybrid GR-S mendapatkan penyetelan khusus untuk meningkatkan performa dan handling, memberikan pengalaman berkendara yang lebih memuaskan.
Mengenai mesin, mobil ini ditenagai oleh mesin 2ZR-FXE berkapasitas 1.798 cc, 4 silinder In-Line 16 valve DOHC VVT-i, menghasilkan tenaga sebesar 98 PS dan torsi puncak 14.5 Kgm pada putaran mesin 3.600 RPM. Mesin ini bekerja sama dengan motor listrik yang mampu memberikan daya maksimum sebesar 72 PS dan torsi sebesar 162,7 Nm.
“Mobil juga dilengkapi dengan Toyota Safety Sense (TSS) sebagai penunjang fitur keselamatan aktif. Beberapa tambahan fitur lainnya meliputi head unit baru yang terintegrasi dengan ponsel melalui Wireless Android Auto, USB C, dan transfer input.
Terdapat juga wireless charging, air purifier, parkir sensor switch, dan kamera 360. Fitur lainnya mencakup BSM, RCTA, serta Dashcam pada mobil dengan harga sekitar Rp602 jutaan.
Meskipun demikian, fitur standar seperti rem ABS dan sensor seatbelt tetap menjadi bagian dari spesifikasi mobil ini.
Corolla Cross Hybrid GR Sport merupakan varian pertama dari PT TAM yang mengusung teknologi hybrid atau berbasis elektrifikasi, diharapkan dapat meningkatkan minat konsumen terhadap kendaraan ramah lingkungan.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan produksi lokal, Anton menyatakan bahwa produksi di dalam negeri memang menjadi opsi yang mungkin, namun perlu mempertimbangkan beberapa aspek terlebih dahulu. “Kami sudah memulai produksi mobil elektrifikasi dengan Kijang Innova Zenix Hybrid.
Ini bukan yang terakhir, dan ke depannya, kami akan memproduksi lebih banyak produk elektrifikasi.
Meskipun begitu, perusahaan sudah memiliki rencana untuk meluncurkan produk elektrifikasi lainnya, memberikan lebih banyak pilihan kepada masyarakat untuk menggunakan kendaraan ramah lingkungan. Otoinfo,

