OtoInfo.Id-Bagi I Gede Oik Sudarma Putra dan Akbar Apriliyanto tampil digelaran bergengsi Yamaha Sunday Race (YSR) punya makna spesial.Keduanya bagian dari 224 starter yang berani tampil di seri 3 YSR yang berlangsung di Sentul International Circuit (SIC), Bogor, Jabar (7-8/7). Terlebih kedua anggota aktif YROI Bali dan saat ini masih berstatus pelajar. “Tahun ini kami berdua masuk ke sekolah jenjang menengah atas. Kalo aku di SMK Negeri 1 Denpasar jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) dan Minggu lalu sudah memulai masa pengenalan lingkungan sekolah,”kata Oik-panggilan I Gede Oik Sudarma Putra. Lantas apa makna spesial yang dimaksud?
“Untuk bisa main di YSR, orang tua mendukung sepenuhnya terutama soal biaya. Per seri paling tidak butuh dana sekitar 3-5 juta untuk transport, akomodasi dan lain-lain. Alasan utamanya, YSR ini jadi pilihan hobi yang lebih tepat ketimbang kebut-kebutan di jalan raya. Jelas membahaykan diri sendiri dan pengguna jalan yang lain, makanya ortu dukung penuh untuk kegiatan ini,”sahut Akbar Apriliyanto yang mengaku masih belum memutuskan antara melanjutkan ke SMK atau SMA.

“YSR ini selain memberi pengetahuan dan pengalaman balap yang benar dan aman. Tak kalah penting bagaiman menerapkan pengalaman itu untuk bertindak dan bersikap safety saat riding dijalan raya. Hal itu yang paling saya rasa sejak ikut YSR, punya kepedulian lebih dibanding sebelumnya perihal aman berkendara,”ungkap Oik yang ternyata sudah ikut YSR sejak tahun lalu. Yup, sebagai ‘kids jaman now’ kisah Oik dan Akbar patut untuk menginspirasi generasi muda yang lain. Terlebih fakta membuktikan buila angka kecelakaa lalu lintas tertinggi ada pada umur produktif macam mereka. “Lewat YSR ini teman-teman komunitas bisa jadi inspirasi bagaimana pentingnya memperhatikan keselamatan berkendara di jalan raya,”tegas Suma Kadek, Divis Motorsport PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing. Good! Wawan
