Otoinfo.id – Performa gemilang ditunjukkan tim Yamaha Devina bersama Aqsal Ilham pada sprint race kelas underbone ajang Superprix 2026 di Malang. Kolaborasi pebalap dan tim berhasil membuahkan hasil manis dengan finis di posisi pertama setelah menjalani balapan yang berlangsung sengit sejak lap awal.

Keberhasilan tersebut tidak hanya ditentukan oleh kemampuan Aqsal Ilham dalam mengendalikan motor di lintasan, tetapi juga didukung performa komponen yang bekerja secara maksimal. Salah satu yang menjadi sorotan adalah penggunaan disc brake MCR, komponen pengereman yang menjadi andalan tim sepanjang balapan.

Disc brake MCR dipersiapkan oleh Kate Montor Maboer, bengkel yang dipercaya mengawal performa Yamaha Devina selama kompetisi berlangsung. Dengan karakter sirkuit non permanen yang memiliki banyak titik pengereman keras, sistem pengereman menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kecepatan sekaligus stabilitas motor.
Pada kondisi seperti itu, disc brake MCR mampu memberikan respons pengereman yang konsisten. Karakter hard brake yang dibutuhkan pebalap saat memasuki tikungan dapat diakomodasi dengan baik, sehingga Aqsal Ilham tetap percaya diri saat melakukan late braking tanpa kehilangan kontrol motor.
Keunggulan tersebut menjadi nilai tambah dalam menjaga ritme balapan. Saat persaingan berlangsung ketat, kemampuan mengerem secara presisi menjadi salah satu pembeda yang mampu menghadirkan keuntungan beberapa meter dibanding rival. Hal itulah yang turut membantu Aqsal mempertahankan posisi hingga menyentuh garis finis sebagai pemenang sprint race.
Hasil positif ini sekaligus menjadi bukti bahwa keberhasilan di lintasan merupakan perpaduan antara kemampuan pebalap, strategi tim, serta dukungan komponen berkualitas. Dengan bekal kemenangan di sprint race, Yamaha Devina dan Aqsal Ilham kini memiliki modal kepercayaan diri yang besar untuk menghadapi race utama. Jika performa serupa mampu dipertahankan, peluang kembali meraih podium tertinggi di Superprix Malang 2026 terbuka semakin lebar.


