Otoinfo – Xiaomi, perusahaan teknologi terkemuka asal China, telah mengumumkan harga resmi untuk mobil listrik terbarunya, SU7. Mobil listrik ini menawarkan harga yang sangat kompetitif, dimulai dari Rp400 jutaan. Lei Jun juga menegaskan bahwa Xiaomi telah melakukan investasi besar-besaran untuk memastikan performa yang unggul pada SU7.
Pengujian yang dilakukan terhadap sedan listrik ini juga dilakukan secara serius. Tidak tanggung-tanggung, Xiaomi telah meluncurkan 576 unit mobil untuk diuji di jalan raya. Hal ini dianggap sebagai pengujian terbesar yang pernah dilakukan di China, dengan banyaknya mobil SU7 yang terekam kamera.
Mobil listrik Xiaomi SU7 hadir dalam beberapa varian, termasuk SU7, SUV7 Pro, dan SU7 Max. Meskipun memiliki perbedaan varian, namun mereka menggunakan basis platform yang sama. SU7 memiliki dimensi yang mencapai hampir 5 meter dengan fitur-fitur canggih seperti layar headunit, instrumen kluster, head-up display, dan dua layar untuk penumpang belakang.
Dalam hal spesifikasi, varian entry-level SU7 dilengkapi dengan motor listrik 220 kW yang mampu mencapai kecepatan maksimal 210 km/jam. Sementara itu, SU7 Pro memiliki baterai berkapasitas 94,3 kWh yang dapat menghasilkan jarak tempuh antara 758-830 km tergantung pada ukuran pelek yang dipilih. Sedangkan SU7 Max hadir dengan motor listrik ganda yang mampu menghasilkan tenaga maksimal hingga 495 kW dan torsi 838 Nm. Mobil ini mampu mencapai kecepatan 0-100 km/jam dalam waktu 2,78 detik dan memiliki top speed hingga 265 km/jam.
Tentang harga, SU7 standar akan dijual seharga sekitar Rp475 juta, sementara SU7 Pro dan SU7 Max akan dijual masing-masing sekitar Rp539 jutaan dan Rp658 jutaan. Harga ini jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan Tesla Model 3 di China dan Hyundai Ioniq 6 yang dijual di Indonesia. Dengan harga yang kompetitif dan spesifikasi yang menarik, Xiaomi SU7 menjadi salah satu opsi menarik di pasar mobil listrik saat ini.
