Otoinfo.id – Balap trek lurus atau drag bike belakangan ini mulai marak lagi eventnya. Meski ditengah-tengah kondisi yang masih rawan dengan penyebaran wabah covid 19. Tapi istilah ‘new normal’ menjadi dasar para promotor balap drag bike mulai kembali menggelar event balapan trek lurus.
Untuk wilayah Jawa tengah sendiri event drag bike Gadhuro sudah mulai digelar beberapa waktu yang lalu di Kota Tegal. Sedang untuk di wilayah Jawa bagian Barat khususnya Bogor, Tangerang, Banten dan sekitaranya. Event drag bike yang selalu dipromotori oleh Bodisa MotoSport, juga sudah mulai diselenggarakan belum lama ini.
Dengan dimulainya event drag bike dikondisi new normal ini, menjadi motivasi dan penyemangat kembali buat tim balap trek lurus. Tentunya dengan jumlah starter yang membludak. Sedang untuk pelaksanaanya sendiri, pihak penyelenggara sangat memperketat protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.
Baca Juga : S-Series Lithium-Ion Battery YTZ5S, Aki dari RCB 100% Bebas Perawatan!
Nah untuk kondisi di lapangan sendiri, terlihat banyak kuda besi dari tim balap drag bike buat kaki-kaki atau velgnya memakai velg RCB palang 5. Ya, memang dikalangan pelaku dunia balap drag bike, sudah umum menyebut velg RCB yang terkenal ringannya itu dengan sebutan palang 5. Padahal secara label produk, velg RCB memiliki nama brand Sport Rim SP 522.
Dan memang itu fakta di lapangan, hingga saat ini velg RCB SP 522 yang terkenal ringan dengan hanya memiliki berat 2,1 Kg. Khususnya yang memiliki ukuran 120 x 17 yang biasanya diperuntukan buat motor harian dari varian Yamaha Mio dan Jupiter Z ini. Sudah melegenda di kalangan pecinta balap trek lurus.
Istimewanya lagi, velg RCB palang 5 SP 522 yang ukuran 120 x 17 ini untuk depannya universal. Maksudnya bisa terpasang disemua varian motor, makanya banyak motor drag untuk velg depannya sudah dipastikan memakai velg ini. Tapi biasanya untuk kelas bebek sport dan matic, velg RCB SP 522 ini bisa dipakai depan dan belakang.
Apa saja varian motor yang sudah terpasang velg palang RCB 522 ini di dunia balap drag bike? Diantaranya Yamaha RX King, Ninja 150 R yang biasanya turun di kelas sport 2T, atau turun dikelas khusus. Juga Yamaha Jupiter Z yang biasanya turun di kelas Bebek Sport 4T, juga kelas-kelas matic sudah banyak yang terpasang velg palang RCB SP 522. Pokoknya hampir rata disemua kelas yang dilombakan di event drag bike, velg palang 5 RCB SP 522 pasti mendominasi panggung juara.

Ada pertanyaan menarik, kenapa velg RCB SP 522 ini sangat diburu oleh kalangan pecinta drag bike? Ini jawabannya. Menurut para mekanik drag, velg RCB SP 522 sudah pasti terkenal ringannya dengan hanya memiliki berat 2.1 kg. Selain itu ada hitungan tersendiri bagi mekanik, kenapa kebanyakan roda depannya selalu memakai velg RCB model ini?
Diungkapkan oleh tim balap drag bike Ardian 99 Putra Kembang, salah satu tim yang cukup diperhitungan di dunia balap drag bike untuk wilayah barat. Karena hampir semua kuda besinya yang diturunkan disetiap event drag, untuk kaki-kakinya pasti menggunakan velg RCB SP 522. Dan hampir rata, disetiap kelas pasti motor geberan dari tim Ardian 99 Putra Kembang ini merebut piala. Bahkkan untuk kelas khusus RX King, masih menggunakan velg RCB SP 522 untuk bagian depan, ternyata menorehkan waktu tercepat alias best time.
Baca Juga : Ada Part RCB Bersama Miguel Oliveira Juara di MotoGP Portimao, Juga Morbidelli yang Jadi Runner Up
“Memang jujur saya akui, hampir semua motor yang kita turunkan di balap drag bike memakai velg RCB. Karena selain ringan, balance, dan yang pasti tampilannya oke dengan warna goldnya,” ungkap Ardian owner dari tim balap drag bike Ardian 99 Putra Kembang.

Bukan hanya di wilayah Jawa saja, velg RCB yang model palang 5 ini menjadi idola dikalangan pecinta balap drag bike. Diluar Jawa pun velg RCB SP 522 ini menjadi buruan bagi tim balap drag bike. Dan imbasnya, banyak pula pengguna harian yang menganti velg bawaan motor mereka dengan velg palang 5 RCB SP 522. Selain tampilan fashion hariannya akan terlihat karena warna velgnya yang gold. Juga kenyamanan saat berkendara karena laju motornya akan semakin ringan bila ditarik gasnya.
