Otoinfo.id-Ajang GT World Challenge Asia 2025 yang digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok, Jawa Tengah (9–11 Mei 2025) menjadi momen bersejarah bagi Eric Saputra, sosok yang selama ini dikenal sebagai Bos Yamaha Mekar Motor dan Cargloss Group. Untuk pertama kalinya, ia menjajal panasnya kompetisi balap mobil di kelas One Make Race (OMR) Agya.

Hasil FP1 dan FP2: Eric Saputra: Belum Sesuai Harapan Karena Trek Basah
Dalam sesi FP1 yang digelar di pagi hari, kondisi lintasan Mandalika masih basah akibat hujan semalam. Eric menyebut beberapa titik lintasan tidak bisa dimaksimalkan, bahkan sempat mengalami oversteering. Meski demikian, ia sukses mencetak waktu yang cukup kompetitif dengan finis di posisi ke-4.
“Untuk hasil FP1 dan FP2 hasilnya lumayan di posisi ke-4 dengan gap yang tidak terlalu jauh,” ungkap Eric.
Pada FP2, tantangan semakin berat. Hujan makin lebat, membuat kondisi trek semakin licin. Namun, Eric tetap tampil agresif dan mencoba menyesuaikan pace layaknya trek kering. Hasilnya, ia sempat dua kali masuk gravel, namun tetap mencatatkan waktu yang solid.
“Saya coba push seperti pace saat kering, akibatnya mobil saya dua kali masuk gravel. Kedepannya saya akan lebih safety karena time saya sudah bagus,” tambahnya.
Pengalaman Balap Motor Jadi Modal Utama
Eric bukan wajah baru dalam dunia balap. Sebelumnya, ia dikenal aktif di balap motor kelas Superbike 1000 cc, sebuah pengalaman yang terbukti menjadi modal penting saat beralih ke mobil. Mentalitas, konsentrasi, dan teknik pengereman agresif tetap dibawa ke balap mobil.
Dalam ajang ini, Eric tak sendiri. Ia didampingi oleh Rusman Fadhil dan Leon Chandra yang menjadi rekan satu timnya dalam menjalani berbagai sesi latihan dan race.
Harapan di Sesi Kualifikasi dan Race Day
Eric berharap hasil kualifikasi yang digelar siang hari dengan kondisi trek kering akan lebih baik. Ia ingin memaksimalkan potensi mobil dan pengalaman dari dua sesi latihan sebelumnya.
“Hasil FP1 dan FP2 memang tidak seperti yang saya harapkan, tapi saya bersyukur karena sudah berusaha. Mudah-mudahan hasil qualifying siang ini lebih baik,” tutupnya.
Debut Eric Saputra di GT World Challenge Asia 2025 membuktikan bahwa transisi dari balap motor ke mobil bukan hal mustahil. Meski diwarnai tantangan cuaca dan kendala teknis, Eric tetap mencetak hasil membanggakan di posisi ke-4 FP1 dan FP2. Antusiasme tinggi menanti hasil kualifikasi dan race selanjutnya di Mandalika.
