Otoinfo.id – Surabaya, Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali membuktikan diri sebagai kampus inovatif yang mampu bersaing di panggung nasional. Pada gelaran PLN Innovation & Competition in Electricity (PLN ICE) 2025 yang berlangsung di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pada 20–23 November 2025, Tim Keris Diponegoro tampil sensasional dengan meraih Juara 1 Time Rally dan Juara 2 Engineering Design.
Prestasi ini makin istimewa mengingat kompetisi kendaraan listrik tahunan tersebut diikuti 47 tim dari 17 perguruan tinggi se-Indonesia, menjadikannya salah satu ajang inovasi terbesar di bidang transportasi elektrifikasi tanah air.

Tahun ini, UNDIP memilih tampil di kategori Microcar EV, kelas yang dikenal memiliki tingkat kesulitan paling tinggi bukan hanya dari sisi engineering, tetapi juga regulasi. Peserta wajib memenuhi standar keselamatan nasional seperti:
- Permenhub No. 44/2020 tentang Keselamatan Kendaraan Listrik
- Permenhub No. 23/2021 terkait pengujian tipe kendaraan bermotor
Kendaraan tak hanya harus bergerak dan efisien, tetapi juga layak jalan, memenuhi ketentuan keselamatan, dan berfungsi seperti mobil kecil sesungguhnya. Tantangan inilah yang membuat kategori Microcar EV menjadi medan pembuktian tertinggi kreativitas dan kemampuan desain tim.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Tim Keris Diponegoro menghadirkan desain Micro Utility Vehicle (MUV) mobil listrik niaga kompak berwarna Yellow Kinetic yang mengedepankan fungsi, efisiensi, dan keamanan.

Spesifikasi Utama MUV UNDIP
- Dimensi: 3120 x 1400 x 1669 mm
- Wheelbase: 1950 mm
- Berat kosong: 1450 kg
- Penggerak: Motor listrik PMSM 6-phase 5 kW (peak 10 kW)
- Baterai: 3 pack LiFePO4 prismatic, masing-masing dengan BMS
- Rangka: Ladder frame (body on frame)
- Suspensi:
- Depan: Independent MacPherson Strut
- Belakang: Rigid Axle + Radius Arm + Coil Spring
- Drive system: Front-Wheel Drive (FWD)
- Steering: Rack and Pinion
Kendaraan ini dilengkapi pintu bak 3-way (kiri, kanan, belakang) dan soft-top canvas, membuatnya serbaguna untuk kebutuhan usaha. Tidak adanya sekat kabin–bak menjadikan volume angkut lebih lega, menawarkan karakter fungsional khas kendaraan niaga kompak.

Proyek ini dikerjakan oleh lima mahasiswa UNDIP:
Alda Mahira Dewi Candra (ketua tim), Andre William Aserto, Dhiyanudin Nabil, Arga Arta Alam, dan Nico Piere Simamarta, dalam kurun waktu hanya tiga bulan.
Dukungan pendanaan datang dari Puslitbang PLN, sementara arahan teknis diberikan oleh Prof. Ir. Sulistyo, M.T., Ph.D.
Meski baru pertama kali mengikuti kompetisi PLN ICE, UNDIP langsung mencetak sejarah dengan meraih dua podium di dua kategori utama.

Ketua tim, Alda Mahira Dewi Candra, menegaskan bahwa kategori Microcar EV selayaknya terus dikembangkan dengan melibatkan industri. Menurutnya, prototype MUV UNDIP yang sudah aman, efisien, dan layak jalan memiliki peluang besar untuk dihilirisasi menjadi produk kendaraan listrik nasional.
“Kami berharap ajang ini tidak sekadar kompetisi, tapi juga jembatan hilirisasi inovasi mahasiswa. Micro Utility Vehicle yang kami bangun sudah terbukti layak dan aman, tinggal menunggu sentuhan industri untuk menjadi produk nyata,” ujar Alda.

Keberhasilan di PLN ICE 2025 menjadi bukti bahwa UNDIP terus konsisten mencetak inovator muda dan berkontribusi terhadap perkembangan teknologi kendaraan listrik di Indonesia.
Ajang ini bukan hanya kemenangan bagi Tim Keris Diponegoro, tetapi juga momentum penting bagi masa depan industri mobil listrik dalam negeri.

