Otoinfo – Suzuki telah mendaftarkan paten terbaru untuk motor listrik trail terbarunya, yang menggunakan basis model populer RM-Z mereka. Motor ini dikembangkan untuk menawarkan performa motocross yang tangguh sambil tetap ramah lingkungan.
Paten yang didaftarkan oleh Suzuki fokus pada tata letak roda gigi reduksi. Ini berpotensi meningkatkan kontrol dan akselerasi motor dengan mengoptimalkan rasio gigi akhir. Selain itu, desain ini juga membantu menjaga dimensi powertrain tetap ringkas dan ringan.
Salah satu poin menarik dari paten ini adalah penempatan sproket depan yang lebih dekat ke garis tengah motor dibandingkan gigi output motor. Hal ini memungkinkan Suzuki untuk mempertahankan posisi rantai yang serupa dengan model RM-Z mereka yang sudah ada.
Dari segi praktis, desain swingarm dan roda belakang saat ini dapat dengan mudah diadaptasi dari model konvensional, memudahkan dalam pengembangan dan produksi.
Kembalinya Suzuki Cappuccino: Kolaborasi dengan Toyota dan Daihatsu
Selain berita tentang motor listrik trail, Suzuki juga sedang bersiap untuk menghidupkan kembali Suzuki Cappuccino setelah tidur panjang 30 tahun. Rencana ini didukung oleh kerja sama dengan Toyota dan Daihatsu dalam pengembangan mesin turbo 1,3 liter tiga segaris.
Mesin ini direncanakan tidak hanya untuk Suzuki Cappuccino tetapi juga untuk model lain dalam jajaran produk mereka. Hal ini dilakukan untuk menjaga harga tetap terjangkau bagi konsumen dalam kategori mobil sport compact.
Kerja sama pengembangan mobil sport antara tiga merek Jepang ini dimulai sejak 2021 dan melibatkan konsep-konsep menarik seperti Toyota S-FR dan Daihatsu Vision Copen yang juga akan menggunakan mesin 1,3 liter yang sama. Selain itu, ada juga Toyota GR Starlet yang akan menjadi bagian dari proyek kolaborasi ini.
Kesamaan Platform dan Prospek Masa Depan
Basis platform antara Suzuki Cappuccino, Toyota GR Starlet, Toyota S-FR, dan Daihatsu Vision Copen diprediksi akan serupa. Ini tidak hanya mempermudah pengembangan teknis tetapi juga memungkinkan untuk berbagi komponen antar model, meningkatkan efisiensi produksi secara keseluruhan.
Dengan langkah-langkah ini, Suzuki tidak hanya berfokus pada inovasi dalam kendaraan listrik mereka tetapi juga memperkuat posisi mereka dalam pasar mobil sport kompak dengan merencanakan kembali Suzuki Cappuccino yang legendaris. Otoinfo
