portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Sign In
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Notification
HeadlineRacing

Dominan! Fadli Rigani Juarai Race 2 UB150 MRS 2026 Seri 3, Modal Berharga Jelang ARRC Mandalika

HeadlineRacing

Arai Agaska Tebus Kesalahan, Juara Race 2 NS600 MRS 2026 Seri 3

HeadlineRacing

Sapu Bersih! Fahmi Basam dan Fadli Rigani Kuasai Race 2 NS150 MRS 2026 Seri 3

HeadlineRacing

Tampil Konsisten, Edrin Persembahkan Podium untuk Honda TMS Bali di Race 2 Junior Talent Cup MRS 2026

Font ResizerAa
Otoinfo.idOtoinfo.id
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Sign In Sign In
Follow US
Made by ThemeRuby using the Foxiz theme. Powered by WordPress
HeadlineTips

Tips: Motor Injeksi Ganti Knalpot Racing? Perhatikan Efek Setting CO

otoinfo
Last updated: 17/12/2021 09:33
By otoinfo
2 Min Read
SHARE

Otoinfo.id – Era motor canggih, perihal teknologi injeksi wajib dipahami. Buat pemilik motor injeksi pasti akrab dengan sebutan CO atau karbon monoksida. Terutama untuk motor merk Yamaha, sering diperbincangkan soal seting CO. Angka CO dari pabrikan standart-nya yakni angka 0, namun bisa diseting dikurangi ataupun ditambah sampai angka 30. Itu untuk motor Yamaha Vixion, MX-King dan lain-lain.

Seting CO biasanya dilakukan setelah penggantian knalpot racing, itu karena knalpot racing sifatnya lebih free flow. Seting CO ini kalau di motor karburator sama halnya dengan seting spuyer.

Baca Juga : Tips: Bikin Tarikan Karbu Vakum Lebih Nendang, Begini Caranya!

“Ada baiknya CO diposisikan pada angka 5 sampai 15. Setingan itu sudah cukup enak, langsamnya pun enak. Ruang bakar jadi lebih basah sedikit,” kata Andi, mekanik dari dealer Yamaha Lancar Langgeng, Banjarnegara, Jateng.

Perlu diketahui juga jika terlalu tinggi angka CO maka akan ada akibatnya. Menurut Andi lebih tinggi angka CO maka semakin boros. Karena penyemprotan bahan bakar juga jadi lebih banyak.

“Akibatnya jadi boros, putaran bawahnya juga kurang stabil. Tapi itu semua tergantung dengan selera,” ucapnya.

Baca Juga : Yamaha Lexi Community Indonesia (YLCI) Berbagi Kebaikan di Bulan Ramadhan

Yup,  Jika berlebihan bahan bakar nanti busi jadi hitam. Tapi jika terlalu sedikit atau seting CO dibawah 0 maka sebaliknya, busi jadi putih dan kepanasan. Bisa berakibat fatal. So, lebih diperhatikan lagi ya. Oh ya, tidak semua motor bisa seting CO. Jika tidak bisa seting CO bisa pasang yang namanya piggyback. Aji

Join Our Newsletter
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
TAGGED:seting co motor injeksiseting co motor yamahaseting karbon monoksida
Share This Article
Facebook Email Copy Link

You Might Also Like

Teknik Menambal Ban Tubeless Mobil dan Cara Merawatnya
InfoTips

Teknik Menambal Ban Tubeless Mobil dan Cara Merawatnya

By otoinfo
18/11/2023
Live Hasil MotoGP Spanyol 2024 Pedro Acosta, Bintang Baru yang Bersinar di MotoGP!
HeadlineRacing

Live Hasil MotoGP Spanyol 2024: Pedro Acosta, Bintang Baru yang Bersinar di MotoGP!

By Bakti Nugroho
22/04/2024
HeadlineRacing

Mandalika Racing Series 2023 (Seri 1): M. Alif Adamsyah Buktikan Kemampuan Balap Sportbike, Melawan di Race 1!

By otoinfo
04/03/2023
HeadlineRacing

Honda Incar Pembalap Aprilia, Massimo Rivola Enggan Beri Jalan!

By otoinfo
19/10/2023
HeadlineRacing

Arya Satya Mahendra#56, Generasi Ketiga Trah Balap Diki-Dessy

By otoinfo
08/08/2019
HeadlineRacing

Menanti Perang Dragster Rookie di Battle Rookie Star 2023 Kejurprov IMI Jateng Seri 2

By otoinfo
07/06/2023
otoinfo.id - 2018
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Media
  • Disclaimer – Otoinfo
portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?