Otoinfo – Intensitas hujan yang tinggi belakangan ini melanda banyak wilayah Jabodetabek, bahkan menyebabkan genangan air yang cukup dalam di beberapa titik, sehingga jalan-jalan menjadi sulit dilalui kendaraan. Kondisi ini tentu menambah tantangan bagi pemilik mobil, terutama dalam memilih lokasi parkir yang tepat. Salah parkir bisa merusak berbagai komponen mobil, mulai dari mesin, transmisi, hingga eksterior kendaraan.
Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), menjelaskan bahwa tempat parkir terbaik di musim hujan adalah area tertutup, seperti garasi, yang bisa melindungi mobil dari paparan hujan.
Namun, jika parkir di luar ruangan tak dapat dihindari, penting untuk memilih lokasi parkir yang tepat. Pastikan memilih tempat parkir yang resmi dengan permukaan keras dan datar, serta lebih tinggi dari permukaan jalan sekitar 50 cm agar terhindar dari genangan air yang dapat merusak kendaraan.
“Jika parkir di luar ruangan, pastikan di tempat parkir yang resmi, permukaan keras, dan sedikit lebih tinggi dari jalan sekitar 50 cm,” ujar Sony.
Parkir di jalanan menanjak memang bisa jadi alternatif dalam keadaan darurat. Namun, hal ini harus dilakukan dengan hati-hati karena berpotensi menimbulkan bahaya bagi kendaraan. Pastikan untuk mengaktifkan rem tangan (braking brake), ganjal ban dengan benda keras seperti paving blok, dan jika mobil manual, pastikan menggunakan gigi satu, sementara untuk mobil matik, pastikan memilih posisi transmisi ‘P’.
“Parkir di tanjakan atau turunan bisa berbahaya karena mobil berisiko bergerak sendiri. Sebaiknya hanya dilakukan dalam keadaan darurat,” kata Sony.
Dengan perhatian ekstra saat memilih tempat parkir, diharapkan pemilik mobil dapat menjaga kondisi kendaraan meskipun cuaca sedang buruk.
