Tidak Gunakan Sirkuit GBT Surabaya, TIM PON Balap Jatim Justru Pakai Lahan Umum Untuk Latihan

Otoinfo.id – Status PPKM membuat semua kegiatan tertunda, tidak terkecuali tim balap PON Jatim yang juga terkena imbasnya. Yap, perpanjangan PPKM membuat tim balap PON Jatim musti rela tidak beraktivitas.

Terhitung, sekitar bulan Juni terakhir latihan road race. Dan baru kemarin sempat latihan lagi setelah dana dari KONI turun untuk genjot latihan demi persiapan PON XX Papua bulan Oktober.

Baca Juga : Jelang PON XX Papua, IMI Jatim Targetkan 3 Emas Untuk Jawa Timur !!!

“Mau bagaimana lagi, kita juga harus dukung pemerintah untuk hentikan penyebaran covid19 varian baru, makanya kita juga tidak bisa latihan bersama lagi sejak Juni lalu,” ungkap Bambang ‘kapten’ Haribowo ketua IMI Jatim.

Persiapannya pun tidak tanggung – tanggung, langsung menggelar latihan salama 2 hari sabtu dan minggu (21-22/8) untuk memaksimalkan latihan terakhir.

Anehnya lagi, Surabaya punya sirkuit permanen tapi justru lahan umum Pantai Ria Kenjeran yang digunakan untuk latihan road race, justru sebelumnya sirkuit Mijen, Semarang yang sempat digunakan latihan oleh tim balap Jatim.

“Mau bagaimana lagi, sirkuit GBT entah kenapa tidak bisa digunakan untuk latihan, padahal kami membawa nama Jawa Timur di PON XX, sirkuit mijen terlalu jauh, ada lahan di kajuruhan juga sama tidak bisa digunakan. Jalan satu-satunya ya pantai ria Kenjeran,” sesal Bambang yang berharap sirkuit GBT bisa digunakan lagi.

Baca Juga : Pirelli Turut Sukseskan Cabor Balap Motor PON Papua, Siapkan Ban 220 Set

Meski begitu, Bambang sangat optimis pembalapnya bisa raih emas untuk Jatim. Dengan persiapan yang matang, meski terkendala PPKM toh semua pembalap punya tanggung jawab masing-masing dengan terus melakukan fisik sendiri tanpa disuruh.

“Saya dan Tommy setiap hari latihan fisik gowes sih, supaya daya tahan tubuh bisa terus terjaga untuk persiapan PON XX, semoga semuanya tidak sia-sia dan kami berharap bisa membawa pulang emas untuk Jatim,” tegas Gerry Salim yang turun di kelas perorangan PON XX.

Tetap semangat, semoga bisa membawa pulang emas untuk Jatim. ATH