Otoinfo.id-Valentino Rossi mengaku stres menghadapi MotoGP Jerez Minggu besok (5/5), padahal sirkuit Jerez bakal dijadikan ajang pembuktian Yamaha di musim ini.
Tapi, pada kenyataannya Rossi tidak cukup cepat di sirkuit Jerez, Spanyol tersebut.
Di sesi latihan bebas pertama, The Doctor julukan Rossi hanya bisa mencatat waktu tercepat posisi 18 tuh. Dan di latihan bebas ke 2 dirinya hanya sanggup di urutan 14 yang diluar prediksinya.
Padahal, Rossi sendiri berharap Yamaha M1 2019 ditambah dengan aspal baru bisa kompetitif di Jerez. Tapi kenyataannya justru berbalik dan terpuruk.
“Balapan yang sulit, kami sendiri sadar jika Jerez sangat sulit. Tapi, jika kami bisa disini itu artinya M1 sudah membaik,” keluh pembalap Italy ini.
Rossi terus berharap ada keajaiban di Jerez, maka dari itu tim bakal bekerja maksimal untuk memperbaiki performa M1 di sirkuit Jerez.
“Kami tidak kuat di Jerez, kami merasa kombinasi M1 dan aspal baru tidak bisa bekerja dengan baik,” keluh Rossi lagi.
Rossi sendiri merasa jika performa M1 di tikungan kurang bagus seperti biasanya, maka dari itu setup ulang bakal dimaksimalkan tim supaya Yamaha bisa tampil maksimal di Jerez.
“Yamah terkenal dengan handling di tikungan, ketika masuk tikungan saya bisa merasakan handling yang baik. Tapi kali ini justru saya kehilangan banyak waktu di tikungan,” bebernya.
Tapi, hasil di Jerez nantinya bukan berarti bakal terjadi di sirkuit lain. Rossi sendiri yakin jika seandainya hasil buruk dari Jerez, dirinya bakal berusaha tampil maksimal di seri berikutnya.
“Bukan berarti Jerez menjadi penentu performa M1 untuk kedepannya, bisa jadi di sirkuit selanjutnya M1 bisa lebih sangat kuat,” harap Vale. ATH


