Otoinfo – Suzuki memperkenalkan teknologi bernama Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS).sebagai langkah konkret dalam mendukung upaya pemerintah mereduksi emisi gas buang dalam program NZE 2060.
Upaya Indonesia menuju lingkungan yang lebih bersih melalui program Net Zero Emission (NZE) 2060 menjadi fokus bagi Suzuki.
Menyadari peningkatan emisi gas rumah kaca Indonesia, Suzuki berkomitmen untuk turut serta dalam mengurangi dampak lingkungan.
Harold Donnel, Direktur Pemasaran 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), menegaskan hal ini dalam Diskusi HUT Forwot ke-20 di Sentul, Jawa Barat.
Melalui produk unggulan seperti Suzuki All New Ertiga Hybrid, Suzuki Grand Vitara, dan Suzuki New XL7 Hybrid, Suzuki menggunakan teknologi SHVS sebagai langkah awal sebelum beralih ke kendaraan listrik penuh.
Pasar menunjukkan minat yang baik terhadap kendaraan hybrid ini, dengan penjualan mobil hybrid Suzuki di Indonesia mencapai 46 persen dari total penjualan model penumpang Suzuki pada Oktober 2023.
Suzuki juga telah menguji teknologi SHVS secara internal dan hasilnya menunjukkan kemampuan teknologi ini dalam mengurangi emisi gas buang hingga 15 persen dibandingkan dengan model non-hybrid.
Teknologi terbaru dari Suzuki, SHVS, menggabungkan Integrated Starter Generator (ISG) dan baterai Lithium-ion dengan mesin pembakaran internal (ICE).
Selain mendukung peralihan ke kendaraan karbon netral, teknologi ini juga mempersembahkan solusi kendaraan yang lebih efisien.
Dampak positifnya mencakup pengurangan biaya bahan bakar dan pemakaian karbon dioksida yang lebih rendah, sementara secara keseluruhan lebih ekonomis.
Langkah ini tidak hanya merupakan inovasi Suzuki dalam mendukung program lingkungan, tetapi juga menjadi bukti komitmen mereka untuk menciptakan ekosistem yang lebih hijau bagi masa depan Indonesia. Otoinfo.






