Otoinfo – Motor matic Honda terbaru yang baru saja dirilis di Thailand, yaitu Honda Giorno+ 125, menarik perhatian banyak pecinta otomotif. Motor ini memiliki desain retro modern yang elegan dan stylish, mirip dengan Vespa atau Lambretta. Namun, ada satu hal yang berbeda dari motor matic Honda lainnya di Indonesia, yaitu rangka eSAF.
Apa itu rangka eSAF?
Rangka eSAF adalah singkatan dari Enhanced Smart Architecture Frame, yang merupakan rangka motor matic Honda yang diklaim lebih ringan, kuat, dan fleksibel.
Rangka eSAF pertama kali diperkenalkan pada Honda Scoopy eSP+ di tahun 2016, dan kemudian diaplikasikan pada beberapa motor matic Honda lainnya, seperti Honda Beat, Honda Genio, dan Honda ADV 150.
Kelebihan dan kekurangan rangka eSAF
Kelebihan dari rangka eSAF adalah:
- Mengurangi bobot motor, sehingga meningkatkan performa dan efisiensi bahan bakar.
- Meningkatkan kenyamanan berkendara, karena rangka lebih fleksibel dan menyerap getaran dengan baik.
- Memudahkan perawatan dan perbaikan, karena rangka lebih sederhana dan mudah dibongkar pasang.
Kekurangan dari rangka eSAF adalah:
- Harga motor menjadi lebih mahal, karena rangka eSAF membutuhkan teknologi dan material yang lebih canggih.
- Kapasitas bagasi menjadi lebih kecil, karena rangka eSAF mengurangi ruang kosong di bawah jok.
- Desain motor menjadi lebih monoton, karena rangka eSAF memiliki bentuk yang sama untuk semua motor matic Honda.
Mengapa Honda Giorno+ 125 tidak pakai rangka eSAF?
Honda Giorno+ 125 adalah motor matic Honda yang tidak menggunakan rangka eSAF, melainkan rangka konvensional yang mirip dengan Honda Lead 125. Alasan mengapa Honda Giorno+ 125 tidak pakai rangka eSAF adalah:
- Untuk menjaga kesan retro dan klasik, yang sesuai dengan konsep desain motor ini.
- Untuk memberikan ruang bagasi yang lebih besar, yang berguna untuk menyimpan barang-barang bawaan pengendara.
- Untuk menekan biaya produksi, sehingga harga motor menjadi lebih terjangkau.
Apakah Honda Giorno+ 125 akan masuk ke Indonesia?
Honda Giorno+ 125 adalah motor matic Honda yang ditujukan untuk pasar Thailand, yang memiliki selera dan preferensi yang berbeda dengan pasar Indonesia.
Belum ada informasi resmi dari PT Astra Honda Motor (AHM) mengenai rencana memasukkan motor ini ke Indonesia. Namun, ada kemungkinan bahwa Honda Giorno+ 125 akan menjadi basis untuk motor matic Honda retro modern yang akan dirilis di Indonesia, yaitu Honda Stylo.
Apa itu Honda Stylo?
Honda Stylo adalah nama motor matic Honda retro modern yang belum resmi dirilis, namun sudah terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) sebagai merek dagang milik AHM.
Honda Stylo diprediksi akan menjadi pesaing dari Yamaha Grand Filano, Yamaha Fazzio, atau bahkan Vespa LX 125, yang sudah lebih dulu hadir di Indonesia.
Bagaimana spesifikasi dan fitur Honda Stylo?
Spesifikasi dan fitur Honda Stylo belum diketahui secara pasti, namun diperkirakan akan mirip dengan Honda Giorno+ 125, dengan beberapa perbedaan dan penyesuaian. Berikut adalah spesifikasi dan fitur Honda Giorno+ 125 yang bisa menjadi acuan:
- Mesin 125 cc, 4-tak, SOHC, eSP+, dengan sistem pendingin udara dan injeksi bahan bakar PGM-FI.
- Tenaga maksimal 9,5 PS pada 7.500 rpm dan torsi maksimal 10,5 Nm pada 5.000 rpm.
- Transmisi otomatis V-Matic dengan sistem idle stop.
- Rangka konvensional dengan suspensi teleskopik di depan dan suspensi ganda di belakang.
- Rem cakram di depan dan rem tromol di belakang, dengan sistem pengereman CBS (Combi Brake System).
- Ban tubeless berukuran 90/90-12 di depan dan 100/90-10 di belakang, dengan velg alloy wheel.
- Lampu LED di depan dan belakang, dengan lampu sein terpisah.
- Speedometer analog dengan layar LCD digital yang menampilkan odometer, trip meter, jam, indikator bahan bakar, dan indikator ECO.
- Kunci kontak dengan sistem smart key dan alarm.
- Jok empuk dengan motif garis-garis, yang bisa dibuka dengan tombol di kunci kontak.
- Bagasi luas yang bisa menampung helm full face.
- Tangki bahan bakar berkapasitas 5,5 liter, dengan konsumsi bahan bakar 51 km/liter (berdasarkan metode ECE R40).
- Berat kosong 103 kg, dengan panjang 1.830 mm, lebar 670 mm, tinggi 1.050 mm, dan jarak sumbu roda 1.240 mm.
Kapan Honda Stylo akan dirilis dan berapa harganya?
Honda Stylo belum memiliki jadwal pasti kapan akan dirilis di Indonesia, namun diperkirakan akan diluncurkan pada tahun 2024.
Harga Honda Stylo juga belum diketahui secara pasti, namun diperkirakan akan berkisar antara Rp 20 jutaan hingga Rp 25 jutaan, tergantung dari spesifikasi dan fitur yang ditawarkan.
Honda Giorno+ 125 adalah motor matic Honda terbaru yang baru saja dirilis di Thailand, yang memiliki desain retro modern yang elegan dan stylish.
Motor ini tidak menggunakan rangka eSAF, melainkan rangka konvensional yang mirip dengan Honda Lead 125. Honda Giorno+ 125 kemungkinan akan menjadi basis untuk motor matic Honda retro modern yang akan dirilis di Indonesia, yaitu Honda Stylo.
Honda Stylo diprediksi akan menjadi pesaing dari motor matic retro modern lainnya, seperti Yamaha Grand Filano, Yamaha Fazzio, atau bahkan Vespa LX 125.
Spesifikasi, fitur, harga, dan jadwal rilis Honda Stylo masih belum diketahui secara pasti, namun diperkirakan akan mirip dengan Honda Giorno+ 125, dengan beberapa perbedaan dan penyesuaian. Otoinfo
