Otoinfo – Suzuki Hayabusa adalah salah satu motor sport tercepat di dunia, dengan kecepatan maksimal mencapai 312 km/jam. Namun, bagi sebagian orang, kecepatan itu masih belum cukup. Mereka ingin membuat Hayabusa lebih kencang lagi dengan berbagai modifikasi.
Salah satu contoh modifikasi ekstrem yang dilakukan pada Hayabusa adalah yang dilakukan oleh tim Ack Attack dari Amerika Serikat.
Mereka menciptakan sebuah motor trondol yang menggunakan dua mesin Hayabusa yang disatukan. Motor ini diberi nama Top Oil-Ack Attack dan ditujukan untuk memecahkan rekor kecepatan tertinggi di darat.
Apa itu Top Oil-Ack Attack?
Top Oil-Ack Attack adalah sebuah motor trondol yang memiliki panjang 5,99 meter, tinggi 76,2 cm, dan berat 748,42 kg. Motor ini memiliki bodi yang aerodinamis dan terbuat dari serat karbon dengan rangka dari tabung krom-molibdenum. Motor ini tidak memiliki fairing atau knalpot yang biasa ada pada motor sport.
Motor ini menggunakan dua mesin Suzuki Hayabusa yang disatukan dengan sistem turbocharger. Mesin ini memiliki kapasitas 2.600 cc dan dapat menghasilkan tenaga antara 700-900 hp. Mesin ini juga dilengkapi dengan sistem injeksi bahan bakar elektronik dan transmisi enam percepatan.
Motor ini memiliki roda depan yang berdiameter 17 inci dan roda belakang yang berdiameter 15 inci. Roda-roda ini dibalut dengan ban khusus yang tahan terhadap gesekan dan panas yang tinggi. Motor ini juga memiliki sistem pengereman yang menggunakan rem cakram hidrolik di kedua rodanya.
Bagaimana prestasi Top Oil-Ack Attack?
Top Oil-Ack Attack adalah motor trondol yang telah memecahkan rekor kecepatan tertinggi di darat sebanyak tiga kali.
Rekor pertama dicetak pada tahun 2006, ketika motor ini mencapai kecepatan rata-rata 555,3 km/jam di Bonneville Salt Flats, Utah, AS. Rekor kedua dicetak pada tahun 2008, ketika motor ini meningkatkan kecepatannya menjadi 569,9 km/jam di tempat yang sama.
Rekor ketiga dan terakhir dicetak pada tahun 2010, ketika motor ini mencapai kecepatan rata-rata 605,7 km/jam di Bonneville Salt Flats.
Kecepatan ini merupakan kecepatan tertinggi yang pernah dicapai oleh sebuah motor di darat. Bahkan, motor ini sempat mencapai kecepatan puncak 634 km/jam dalam salah satu larinya.
Siapa yang mengendarai Top Oil-Ack Attack?
Top Oil-Ack Attack dikendarai oleh Rocky Robinson, seorang pembalap motor profesional asal Amerika Serikat.
Robinson telah mengendarai motor ini sejak tahun 2006 dan berhasil memecahkan rekor kecepatan tertinggi di darat sebanyak tiga kali. Robinson adalah orang pertama yang berhasil membawa motor trondol melewati batas 600 km/jam.
Robinson memiliki pengalaman yang luas dalam dunia balap motor, baik di sirkuit maupun di jalanan. Ia juga pernah menjadi instruktur balap dan penulis buku tentang balap motor.
Robinson mengatakan bahwa mengendarai Top Oil-Ack Attack adalah tantangan yang luar biasa dan membutuhkan konsentrasi, keberanian, dan keahlian yang tinggi.
Siapa yang menciptakan Top Oil-Ack Attack?
Top Oil-Ack Attack diciptakan oleh Mike Akatiff, seorang insinyur dan pengusaha asal Amerika Serikat. Akatiff adalah pendiri dan pemilik tim Ack Attack, yang bergerak di bidang modifikasi dan balap motor. Akatiff merancang dan membangun motor ini pada tahun 2001 dengan bantuan lima kru yang ahli di bidangnya.
Akatiff juga merupakan seorang pembalap motor yang pernah mengikuti berbagai kompetisi balap motor, baik di sirkuit maupun di jalanan.
Akatiff memiliki mimpi untuk menciptakan motor tercepat di dunia dan mewujudkannya dengan Top Oil-Ack Attack. Akatiff mengatakan bahwa motor ini adalah hasil dari kerja keras, dedikasi, dan inovasi yang tak kenal lelah.
Apa tujuan dari Top Oil-Ack Attack?
Top Oil-Ack Attack dibuat dengan tujuan untuk memecahkan rekor kecepatan tertinggi di darat yang diakui oleh Federasi Internasional Sepeda Motor (FIM).
Rekor ini diukur dengan cara menghitung kecepatan rata-rata dari dua lari berlawanan arah dalam jarak satu kilometer atau satu mil di permukaan datar dan kering.
Rekor ini telah ada sejak tahun 1920 dan telah diperebutkan oleh berbagai tim dan pembalap dari berbagai negara.
Rekor ini menunjukkan kemampuan dan prestasi dari para pembuat dan pengendara motor dalam menciptakan dan menguasai mesin yang sangat cepat. Rekor ini juga menjadi salah satu ajang adu gengsi dan kebanggaan bagi para pecinta kecepatan.
Apa tantangan dari Top Oil-Ack Attack?
Top Oil-Ack Attack menghadapi banyak tantangan dalam mencapai kecepatan tertinggi di darat. Salah satu tantangan terbesar adalah menemukan lokasi yang ideal untuk melakukan percobaan rekor.
Lokasi yang dibutuhkan harus memiliki permukaan yang datar, kering, luas, dan aman. Salah satu lokasi yang sering digunakan adalah Bonneville Salt Flats, sebuah danau garam kering yang terletak di Utah, AS.
Tantangan lain adalah mengatasi faktor-faktor yang dapat mengganggu kinerja motor, seperti angin, suhu, tekanan udara, dan gravitasi. Faktor-faktor ini dapat mempengaruhi aerodinamika, traksi, stabilitas, dan akselerasi motor. Oleh karena itu, motor harus dirancang dan disetel dengan sangat teliti dan akurat.
Tantangan terakhir adalah mengendalikan motor yang sangat cepat dan berat dengan aman dan nyaman. Pembalap harus memiliki kemampuan dan mental yang luar biasa untuk menguasai motor ini.
Pembalap harus dapat merasakan dan menyesuaikan diri dengan kondisi motor dan lingkungan. Pembalap juga harus siap menghadapi risiko kecelakaan yang dapat berakibat fatal.
Top Oil-Ack Attack adalah motor trondol yang menggunakan dua mesin Suzuki Hayabusa yang disatukan. Motor ini diciptakan oleh tim Ack Attack dari Amerika Serikat dengan tujuan untuk memecahkan rekor kecepatan tertinggi di darat.
Motor ini telah berhasil memecahkan rekor tersebut sebanyak tiga kali, dengan kecepatan rata-rata tertinggi mencapai 605,7 km/jam.
Motor ini dikendarai oleh Rocky Robinson, seorang pembalap motor profesional yang juga merupakan orang pertama yang berhasil membawa motor trondol melewati batas 600 km/jam.
Motor ini menghadapi banyak tantangan dalam mencapai kecepatan tertinggi, baik dari segi teknis maupun manusia. Motor ini adalah bukti dari kemajuan teknologi dan semangat manusia dalam mengejar kecepatan. Otoinfo
