Otoinfo – Mobil retro selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi pecinta otomotif. Suzuki kini menghadirkan Suzuki Alto Lapin LC, yang tidak hanya mengembalikan nuansa klasik, tetapi juga menawarkan harga yang lebih terjangkau dibandingkan Toyota Avanza.
Desain Retro yang Elegan dan Kece Abis
Suzuki Alto Lapin LC menampilkan desain retro dengan sentuhan elegan dan modern. Bagian depan mobil ini dilengkapi dengan lampu bulat dan bumper depan bergril tipis berwarna chrome. Sisi samping hingga bagian belakang membentuk kotak dengan lekukan tipis, menguatkan kesan retro. Tersedia dalam warna klasik seperti pink pastel, hijau cair, biru, coklat, dan krem, serta opsi warna tuton dengan atap coklat atau putih. Velg berdesain bulat berwarna putih menambah kesan klasik ala tahun 60-an.
Interior yang Menawan
Ketika pintu dibuka, interior Alto Lapin LC tampak elegan dengan kombinasi warna coklat muda dan putih. Dashboard dilengkapi layar infotainment 7 inci, sedangkan setir berwarna putih dengan tombol bantuan yang terintegrasi. Meskipun speedometer masih analog, desainnya mengingatkan pada jam retro tahun 50-an. Mobil ini juga cukup untuk menampung 4-5 penumpang.
Performa Mesin yang Tak Kaleng-Kaleng
Suzuki Alto Lapin LC ditenagai oleh mesin 3 silinder segaris 660 cc, menghasilkan tenaga maksimum sebesar 63 HP. Mesin ini dikombinasikan dengan transmisi otomatis CVT yang mengantarkan tenaga dan torsi ke roda depan atau semua roda.
Harga Terjangkau di Pasaran Jepang
Dengan segala kelebihannya, Alto Lapin LC dihargai sekitar 1.049.100 Yen atau sekitar 154,9 juta Rupiah di pasaran Jepang. Sementara versi rank toppingnya tersedia dengan harga 1.646.700 Yen atau sekitar 181,0 juta Rupiah. Harga yang terjangkau membuatnya menjadi pilihan yang menarik bagi penggemar mobil retro.
Antusiasme Penggemar Mobil Retro di Indonesia
Meski belum tersedia di pasar Indonesia, harapannya adalah Suzuki segera memasarkan Alto Lapin LC di tanah air. Dengan desain yang elegan, kece abis, dan harga yang terjangkau, mobil ini berpotensi menjadi favorit di kalangan pecinta mobil retro di Indonesia. Otoinfo.
