Otoinfo.id – Stefan Bradl pembalap penguji Honda menyebut bahwa catatan waktu putaran di Tes Shakedown tidak penting. Yap, pada 31 Januari – 2 Februari para pembalap penguji, rookie serta pembalap konsesi melakukan tes shakedown di Sepang, Malaysia sebelum menuju ke tes IRTA.
Stefan Bradl dalam kesempatan tersebut menguji Honda RC213V terbaru yang nantinya bakal dipacu oleh Marc Marquez dan Pol Espargaro, yang dinilai lebih baik dari RC213V sebelumnya.
Baca Juga : MotoGP 2022: Ducati Perjuangkan Gelar, Pabrikan dan Satelit Semua Disamakan!
Catatan waktunya memang tidak baik, bahkan dalam tiga hari pengujian Stefan Bradl sama sekali tidak masuk lima besar. Catatan terbaiknya pada hari ketiga dengan menduduki posisi ke-7 yang catatan waktunya 2 menit 00,449 detik.
Tentunya catatan waktu tersebut terpaut hampir 2 detik dengan Maverick Vinales yang mencetak 1 menit 58,942 detik. Namun bagi penguji Honda itu, catatan waktu di tes shakedown tidak berpengaruh dan bahkan tak penting.
Baca Juga : Road Race 2022: Tim Andresptra Jepara Siapkan MX-King MP1, Siap Naik Level?
“Jangan melebih-lebihkan shakedown. Catatan waktu tidak memiliki banyak arti sejauh ini. Lihat pembalap penguji Yamaha, mereka di bawah, tapi anehnya, Yamaha menjadi juara dunia pada 2021,” ucap Stefan Bradl.
Nah, di tes IRTA besok Stefan Bradl tidak akan tampil. Honda RC213V terbaru akan diserahkan pada Marc Marquez dan Pol Espargaro. Aji
Tes Shakedown Sepang 2022: Dani Pedrosa Tak Pakai Transponder, Stefan Bradl Curiga!
Tes Shakedown Sepang 2022: Bezzecchi Rookie Tercepat, Akui Masih Ada yang Harus Dibenahi!
Tes Shakedown Sepang 2022: Vinales Tercepat di Hari Kedua, Time Dibawah 2 Menit Sendiri!
