Otoinfo.id – Era transmisi manual di segmen mobil perkotaan semakin menunjukkan tanda-tanda kemunduran. Terbaru, Honda Brio RS bertransmisi manual dikabarkan akan dihentikan penjualannya mulai 2026, seiring menurunnya minat konsumen terhadap varian tersebut.
Informasi ini diungkap oleh salah satu tenaga penjual Honda kepada kumparan pada Senin (29/12/2025). Ia menyebutkan bahwa mulai tahun depan, Honda Brio RS kemungkinan hanya akan tersedia dalam versi transmisi otomatis (CVT).
“Honda Brio RS manual nggak dijual lagi tahun depan, jadi hanya satu tipe, otomatis saja. Kalau Satya masih ada,” ujarnya.
Permintaan Brio RS Manual Kian Menyusut
Kabar tersebut turut dikonfirmasi oleh Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM), Yusak Billy. Ia mengungkapkan bahwa permintaan Brio RS manual, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta, sangat kecil.
“Sekarang ini (Brio RS manual) khususnya di kota besar seperti Jakarta sangat kecil sekali permintaannya,” jelas Billy.
Data Penjualan Honda Brio 2025 Ungkap Fakta
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) periode Januari–November 2025, penjualan Honda Brio RS tercatat sebanyak 2.948 unit. Namun, varian manual hanya menyumbang 270 unit atau sekitar 9,2 persen.
Sementara itu, versi Brio RS CVT mendominasi dengan angka penjualan mencapai 2.678 unit.
Tren serupa juga terlihat pada varian Honda Brio Satya (LCGC). Dari total 28.120 unit penjualan, distribusinya sebagai berikut:
- Brio Satya S MT: 1.182 unit
- Brio Satya E MT: 7.683 unit
- Brio Satya E CVT: 19.255 unit
Secara keseluruhan, dari total 31.068 unit penjualan Honda Brio selama Januari–November 2025, hanya 9.135 unit atau sekitar 29,4 persen yang menggunakan transmisi manual.
Baca Juga: Daftar Motor yang Disuntik Mati Tahun 2025: Yamaha Vixion R hingga Suzuki Gixxer SF Resmi Pamit
Belum Resmi Disuntik Mati, Namun Produksi Disesuaikan
Meski sinyal penghentian cukup kuat, Honda belum secara resmi menyatakan bahwa Brio RS manual akan benar-benar disuntik mati pada 2026.
“Produksi dan pengiriman Honda Brio RS manual juga disesuaikan dengan kondisi pasar dan kebutuhan konsumen,” tutup Billy.
Langkah ini memperkuat tren bahwa konsumen Indonesia kini semakin memilih kenyamanan transmisi otomatis, khususnya untuk penggunaan di area perkotaan yang padat.
Jika tren ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Honda Brio RS manual akan benar-benar menghilang dari pasar Indonesia dalam waktu dekat. Dominasi transmisi CVT menjadi sinyal kuat bahwa era mobil manual, khususnya di segmen city car, kian memasuki masa senja.






