Surat kabar Spanyol AS melaporkan bahwa setelah kegagalan Aprilia merekrut Fabio Quartararo, Honda mulai tertarik pada Maverick Vinales.
Hal ini terutama setelah pabrikan berlogo sayap emas itu menandatangani Luca Marini untuk musim 2025.
Meskipun motor Honda saat ini dianggap sebagai yang terlemah di MotoGP, mereka diyakini bersedia menggelontorkan dana lebih besar untuk mengamankan jasa Vinales.
Kemenangan Vinales di GP Amerika juga meningkatkan nilai jualnya bagi Aprilia, mengingat dia menjadi pembalap pertama yang meraih kemenangan bersama tiga pabrikan berbeda: Suzuki, Yamaha, dan Aprilia.
Namun, Vinales sendiri menegaskan fokusnya saat ini adalah pada balapan musim ini dan mencapai hasil yang luar biasa.
Keputusan Quartararo untuk tetap bersama Yamaha, meskipun motor yang digunakan dianggap kurang kompetitif, membuat Aprilia harus mengkaji kembali strategi perekrutan pembalap mereka.
Mengomentari keputusan Quartararo, Maverick Vinales menyatakan bahwa sulit untuk memberikan pendapat tanpa mengalami situasinya secara langsung.
Baginya, jika Quartararo memilih untuk bertahan, pasti ada alasan dan proyek yang mendukung keputusannya tersebut.
“Saya ingin melihatnya bersama Aprilia, karena itu akan menjadi pertanda baik bagi perkembangan merek tersebut,” kata Vinales.
“Bagi saya, ini menunjukkan bahwa Aprilia menjadi opsi yang lebih positif dibandingkan merek lain di MotoGP.”
Dengan spekulasi tentang masa depannya yang semakin santer, Vinales menegaskan bahwa prioritasnya tetap pada kemenangan di lintasan balap, dan dia yakin bahwa segalanya akan jatuh pada tempatnya pada waktunya. Otoinfo.