Otoinfo.id – Kabar tentang Suzuki dilarang ikut balap telah menjadi perbincangan hebat saat ini. Polemik ini muncul di event Matapanah Cup Race akhir pekan kemarin di Sirkuit Gelora Bung Tomo, Surabaya (4-5/5).
Salah satu tim balap yang dibackup oleh tuner kenamaan, mengungkapkan bahwa adanya pelarangan Suzuki FU Injeksi ikut serta di balap nasional. Hal ini tentu mendapat respon dari berbagai pihak. Termasuk H. Eddy Saputra sebagai Deputy Olahraga Sepeda Motor PP IMI.
Dalam wawancara dengan Otoinfo.id, H. Eddy Saputra menegaskan bahwa tidak pernah melarang Suzuki ikut serta di balap nasional. Namun, wajib dipahami apa penyebab dari Suzuki ‘belum’ diperbolehkan balap.
“IMI melarang Suzuki untuk ikut itu menurut saya berita yang dibuat miring dan sangat tidak baik untuk dunia balap motor. Yang terjadi adalah bahwasanya Suzuki memang tidak pernah mau hadir atau ikut dalam membahas peraturan Olahraga Nasional,” buka H. Eddy Saputra.
“Sebagaimana kita ketahui bahwasanya peraturan Olahraga Nasional dibuat sebelum dimulai, dimana pihak IMI mengundang semua pabrikan, Suzuki, Yamaha, Kawasaki, Honda berikut tim teknis dari IMI dan anggota komisi yang beranggotakan mekanik-mekanik handal atau terkenal di Indonesia.”
“Yang diharapkan bisa mewakili kepentingan nasional tidak hanya mewakili kepentingan pribadi dalam pembahasan. Tentunya ada diskusi panjang atau penolakan. Itu adalah hal biasa sampai ditentukan dan ditandatangani bahwa hasil rapat itu digunakan sebagai buku pedoman untuk peraturan olahraga kendaraan bermotor IMI tahun 2024 atau tahun-tahun berikutnya.”
“Sekali lagi ditegaskan ini bukan pelarangan,” tukasnya.
Jadi, kesimpulannya pihak Suzuki tidak ada respon ketika pihak IMI mengajak untuk berdiskusi. Semoga dengan adanya kasus seperti ini, Suzuki mau merespon dan mengambil langkah-langkah selanjutnya.
