Otoinfo.id – Menjelang perhelatan MotoGP Grand Prix Sachsenring di Jerman akhir pekan ini, perhatian publik tertuju pada pernyataan menarik dari Fabio Quartararo mengenai calon pembalap yang diinginkannya untuk tim satelit Yamaha yang akan diperkenalkan pada tahun 2025. Dalam wawancara eksklusif dengan DAZN pada hari Kamis, Quartararo mengungkapkan nama-nama pembalap yang menurutnya cocok untuk bergabung dengan tim satelit baru, Pramac Yamaha, dan penjelasannya menunjukkan kemungkinan adanya perkembangan signifikan dalam negosiasi antara Yamaha dan calon pembalap tersebut.
Fabio Quartararo, yang dikenal dengan keterusterangannya, secara tegas menyebut dua nama yang menurutnya layak untuk diperhitungkan. Nama pertama adalah Sergio García, pembalap muda asal Spanyol yang saat ini membela tim MT Helms di Moto2. Quartararo memberikan pujian tinggi untuk García, mengatakan, “Sergio adalah seorang pekerja keras, dan saya sangat menyukainya sebagai pembalap. Dia sangat berbakat.” Quartararo melanjutkan, “Kariernya menunjukkan perjalanan yang mirip dengan saya. Meskipun dia tidak tampil maksimal dengan tim Pons, dengan SpeedUp dan Boscoscuro, dia menunjukkan performa yang sangat mengesankan. Selain hasil yang dia capai, saya percaya dia bisa tampil dengan sangat baik di MotoGP.”
Pernyataan Quartararo mengenai nama kedua, Fabio Di Giannantonio, juga mengundang perhatian. Quartararo mengungkapkan, “Saya sudah memberitahukan Yamaha mengenai pilihan saya, tetapi keputusan akhir tentu bukan di tangan saya. Namun, akan sangat bagus jika Yamaha mempertimbangkan masukan dari para pembalap. Di Giannantonio telah menunjukkan performa yang sangat baik musim ini, dan akan sangat menarik jika dia bergabung dengan proyek ini. Selain itu, memiliki rookie yang belum pernah berlaga di MotoGP juga akan memberikan motivasi tambahan bagi mereka untuk tampil maksimal.”
Kabar terbaru mengenai negosiasi menunjukkan bahwa perbincangan antara agen García dan Yamaha telah berlangsung selama sebulan terakhir. Sementara itu, Di Giannantonio mungkin menghadapi persaingan ketat dari Ducati, yang berkeinginan untuk mempertahankannya di musim depan. Ducati dilaporkan berencana menawarkan kontrak kepada Di Giannantonio untuk melanjutkan kerjasama dengan tim VR46 Racing atau Gresini Racing. Dengan dinamika yang terus berkembang ini, masa depan kedua pembalap ini di MotoGP tampaknya semakin menarik untuk diikuti.
Pernyataan Quartararo memberikan gambaran jelas tentang arah yang mungkin diambil Yamaha dalam membentuk tim satelit mereka. Apakah nama-nama yang disebutkan akan bergabung atau tidak, keputusan akhir tetap berada di tangan manajemen Yamaha. Namun, dengan keterlibatan Quartararo dalam proses ini, tampaknya ada harapan besar bagi García dan Di Giannantonio untuk meraih kesempatan berharga di ajang MotoGP yang bergengsi.
