Proliner TR-1R: Knalpot Pilihan Pra-Kualifikasi PON Papua 2020, Ini Alasannya!

Otoinfo.id-Event Pra Kualifikasi PON Papua 2020 cabang balap motor memang udah selesai, tapi ada catatan menarik yang spesial. Yakni dipilihnya knalpot Proliner TR-1R sebagai knalpot yang resmi ditunjuk penyelenggara. Jadi pertanyaan apa yang jadi alasan atas pemilihan knalpot produksi dalam negeri itu? Yuk, dismiak!

Dalam kancah balap nasional bahkan asia, kualitas knalpot Proliner tak diragukan lagi. Fakta, bahwa Proliner jadi pilihan tim papan atas dan langganan raih podium juara. Atas dasar itu pula, knalpot produksi dalam negeri itu dipilih sebagai knalpot resmi ajang balap Pra Kualifikasi PON Papua 2020. Gelaran itu dihajat di Sentul International Karting Circuit (SIKC), Bogor, Jabar pada 11-12 September kemarin. Sebuah kebanggaan knalpot karya anak bangsa jadi bagian dari ajang balap bergengsi 4 tahunan itu.

Knalpot Proliner TR-1R Spek Khusus BalapPatut dipahami bahwa regulasi yang dimainkan adalah menggunakan motor standart pabrikan yaitu Yamaha MX-King 150. Dalam kondisi mesin standart, maka pilihan knalpot punya peran penting dalam meningkatkan performa. Kontribusinya diklaim sampai 30% dari tenaga yang dihasilkan. “Knalpot Proliner TR-1R adalah knalpot dengan spesifikasi khusus balap. Hasil uji dyno menunjukan ada peningkatan tenaga (HP) dan torsi (Nm) dalam kondisi standart, bisa naik 1,5 hingga 2 HP,”klaim  Rio Tan selaku Technical Produksi Proliner. Alhasil, top speed pun mudah diraih dengan knalpot produksi PT. Gloria Karya Sukses (GKS) ini.

Baca Juga : Oneprix 2019 Sentul (Seri 3): Andalkan Knalpot Proliner Terbaru, Murobbil Vitoni Raih Podium Satu!

Hal itu juga diakui oleh Herman Bas, rider Sulawesi Selatan (Sulsel) yang sukses raih podium tertinggi pada Kelas Usia Diatas 21 tahun kategori perorangan. “Ini bukan kali pertama saya merasakan performa knalpot Proliner. Diajang MotorPrix region Sulawesi, Tim Akai Jaya yang saya bela juga mempercayakan pada Proliner, performanya memang oke kok”ungkap Herman Bas, rider senior kebanggaan Sulawesi.

Baca Juga : SANRR 2019 (Seri 4): Kombinasikan Proliner dan RCB, MX-King CMRT Lalay Speed Jawara MP1

“Tidak salah IMI Pusat merekomendasikan knalpot Proliner sebagai piranti wajib buat menambah power engine lewat tarikan gas buang motor para rider wakil masing-masing daerah,”kata Kok Rio-sapaan Rio Tan. Itu lantaran, selama ini Proliner dalam hal pipa saluran gas buang sudah sangat mumpuni dalam proses penyempurnaan sistem pembakaran pada mesin.

Baca Juga : Gadhuro Road Race 2019 Slawi: Reza Hanum Jawara Bebek TU 150 Open, Knalpot Proliner Dominasi Podium

Rio juga menambahkan, kiprah knalpot Proliner dalam dunia balap motor sudah teruji. Knalpot Proliner sudah banyak membantu mewujudkan prestasi buat pembalap bukan hanya di balap nasional saja, tapi sudah sampai Asia. “Di event balap Asia Road Race Championship (ARRC), kenalpot Proliner banyak dipakai oleh tim-tim balap Asia. Salah satunya tim balap Kabochi, yang sudah memiliki segudang prestasi di dunia balap motor baik nasional maupun Asia,”bangga Rio

Baca Juga : One Prix 2019 Tasikmalaya : Sikat Dua Podium Juara Novice, Proliner Terbukti Best Choice

Rio juga sedikit memberikan bocoran, kalau spek dari knalpot Proliner TR-1R yang khusus dipakai untuk motor balap Pra-PON kali ini. Merupakan hasil riset dari engine builder yang salam ini sudah menjalin kerja sama dengan pabrikan knalpot Proliner.

Baca Juga : IndoClub 2019 Sentul (Seri 3): Kuasai Kelas Bergengsi (MP1), Penjualan Proliner Tertinggi

”Banyak tim-tim balap papan atas dan sudah ternama di pergulatan dunia balap tanah air kerap melakukan riset di pabrik kita. Kita sengaja menjalin kerja sama dengan tim-tim balap tadi untuk meningkatkan hasil produksi knalpot Proliner. Di pabrik kita juga menyediakan mesin dynotes, agar spek knalpot custom khususnya untuk balap bisa maksimal hasilnya. Dan imbas dari semua itu, pasar knalpot Proliner yang identik dengan istilah standart racing pasti pasarnya akan meningkat terus,”tutup Rio Tan yang juga mantan pembalap ini. Aji

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here