Otoinfo.id – Setelah finish kedua di belakang Jorge Martin pada MotoGP Mandalika 2024, Pedro Acosta sempat dituduh melakukan kecurangan terkait penurunan tekanan ban depan.
Tim pengawas menyebut adanya indikasi tekanan ban depan Acosta berada di bawah batas yang ditetapkan regulasi. Tuduhan ini mengancam Acosta dengan penalti waktu yang bisa merusak hasil balapnya.
Namun, tim mekanik Acosta bergerak cepat untuk membuktikan tidak ada kecurangan. Mereka melepas ban depan motornya dan merendamnya di dalam bak air, yang menunjukkan gelembung udara kecil keluar, menandakan adanya kebocoran.
Fakta ini membuktikan bahwa penurunan tekanan ban bukan disebabkan oleh manipulasi, melainkan oleh masalah teknis. Infonya yang bocor adalah peleknya, yang mengakibatkan tekanan ban jadi menurun dari batas yang ditentukan.
Berdasarkan temuan tersebut, FIM Stewards memutuskan untuk tidak memberikan penalti 16 detik kepada Pedro Acosta. Keputusan ini membuat posisi Acosta tetap aman di urutan kedua, dan ia terhindar dari hukuman yang dapat mempengaruhi klasemen kejuaraannya di musim ini.


