Otoinfo.id-Polemik soal starter pasca seri Palangkaraya lalu, kini memasuki babak baru. Jelang putaran ke-3 di Tasikmalaya, Jabar beredarnya surat yang menjelaskan bahwa Pihak OMM selaku promotor penyelenggara dan IMI terkait sebagai regulator memberikan wewenang atau kuasa penuh kepada Race Director (Eddy Horison). Nah!
Baca Juga : SDC 2023 Lampung (Seri 2) : Ujian Konsistensi Arya Saputra Bersama Jojo Safarindah Imam Racing (Palembang)
Kuasa penuh yang dimaksud untuk memutuskan segala sesuatu terkait OnePrix 2023 Tasikmalaya hingga seri akhir nanti. Pemberitahuan ini sudah diberikan kepada para manajer tim ataupun pemilik tim yang ada dalam group WhatsApp (WA). Dalam hal ini termasuk soal penggantain pembalap di kelas Expert. “Untuk masalah penggantian pembalap pihak OMM dan IMI (Waketum OR Motor IMI Pusat) telah sepakat untuk memberikan wewenang penuh kepada saya sebagai Race Director Oneprix 2023 untuk memutuskan segala sesuatunya sampai akhir putaran 2023,”begitu bunyi penjelasannya.
Untuk penggantain pembalap tersebut, agar para manager yang akan mengganti pembalapnya dapat segera menulis surat ditujukan ke Race Director Oneprix 2023. “Abis bikin blunder, nggak tanggung jawab main aman. Itu yang namanya pemimpin? Mending mundur, mau jadi apa roda dua dipimpin sama orang-orang begini,”kata H. Putra Rizky Bustaman akrab disapa Bos Putra pemilik tim LFN HP969 Racing Team.
Baca Juga : OnePrix 2023 Tasikmalaya (Seri 3): Tanpa Podium di Empat Race, Dua Rider IMP89 HDS Punya Motivasi Tinggi
“Terkesan main aman dan lepas dari tanggung jawab. Idealnya, bisa diselesaikan dengan mengacu pada regulasi yang ada. Lakukan koordinasi dengan manajemen OMM. Kalo begini, makin terlihat bobroknya IMI terkait pada event dengan status kejurnas,”kata seorang pengamat balap motor nasional. Jadi, kalo sudah begini, gak bahaya ta? Wawan
Beberapa Ketentuan di OnePrix 2023 Tasikmalaya :
Para manager peserta OP 2023 khusus
Kelas EXPERT yang akan mengganti pembalapnya.
Untuk masalah penggantian pembalap pihak OMM dan IMI (Waketum OR Motor IMI Pusat) telah sepakat untuk memberikan wewenang penuh kepada saya sebagai Race Director Oneprix 2023 untuk memutuskan segala sesuatunya sampai akhir putaran 2023.
Agar para manager yang akan mengganti pembalapnya dapat segera menulis surat ditujukan ke :
Race Director Oneprix 2023
Dgn format surat sebagai berikut :
Nama Manager :
Team :
Dengan ini mengajukan permohonan Penggantian Pembalap kami.
Pembalap awal sesuai Kontrak adalah :
Nama : Budi (contoh)
Kelas : …
Pengprov sesuai KTA : Jabar (contoh)
Kami mohon digantikan dengan pembalap :
Nama : Toni (contoh)
Kelas :
Pengprov sesuai KTA : Jatim (contoh)
Alasan penggantian adalah disebabkan karena :
Cedera
(Terlampir surat dokter)
Dst……
(Kalau selain alasan cedera, sebutkan alasannya)
Penggantian ini kami mohonkan untuk …. putaran.
Tasikmalaya, 06 Juli 2023
ttd
Saya akan memutuskan secara mandiri.
Apapun keputusan saya sifatnya mengikat dan tidak dapat diganggu gugat.
Dan menjadi tanggung jawab saya sepenuhnya.
Terimakasih.
Surat paling lambat harus saya terima jam 11.00 WIB di Tasikmalaya. Dapat diserahkan ke saudara Nino.
Semua Pendaftaran dengan status pembalap selain dari isi kontrak awal dengan OMM harus sepersetujuan Race Director.
Nt. Mohon chat saya untuk menginfokan jika akan ada penggantian. Surat dapat disusulkan.
Berlaku untuk semua kelas OP.
(OP1, OP2, OP3, dan OP4)
