Otoinfo.id – Performa Kawasaki Ninja TU racikan tuner Ichsan Saif kembali membuktikan kualitasnya. Pada gelaran Bupati Pasaman Brat Drag Bike yang berlangsung di Sirkuit Bandara Pusako Anak Nagari, Pasaman Barat, Sumatera Barat, Minggu (14/6), motor andalan tim HP88 KM178 13Garage SKYLINEARPO8 H2C sukses menyapu bersih tiga podium teratas kelas Sport 2T 150 cc TU.
Prestasi tersebut diraih oleh tiga pembalap berbeda yang berhasil menguasai jalannya kompetisi sejak babak penyisihan hingga final. Dominasi ini sekaligus menegaskan bahwa Ninja TU milik Hamzah David masih menjadi salah satu motor tercepat di kelasnya.
Tiga Podium Teratas Jadi Milik Tim HP88 KM178
Haical Ardiansyah Jadi yang Tercepat
Haical Ardiansyah tampil sebagai yang terbaik dengan catatan waktu 6,640 detik. Posisi kedua diamankan oleh M. Aldo dengan torehan 6,696 detik, sementara M. Fauzy melengkapi dominasi tim dengan raihan waktu 6,830 detik.
Hasil tersebut membuat seluruh podium kelas Sport 2T 150 cc TU berhasil dikuasai oleh Ninja TU garapan Ichsan Saif.
Rasio 4 Rontok, Tetap Tembus ET 6,548 Detik
Menariknya, menurut Vhadil Ardhana selaku manajer tim, motor tersebut sempat mengalami kendala pada rasio gigi keempat. Namun kondisi tersebut ternyata tidak menghalangi performa motor untuk tetap mencatatkan waktu impresif.
“Rasio 4-nya rontok tapi masih sanggup bermain ET 6,548 detik dengan BBM yang bebas di Sumatera,” ungkap Vhadil dengan bangga.
Rahasia Setting Ninja TU Juara
Porting Besar dan Kompresi Ideal
Kesuksesan Ninja TU ini tentu tidak lepas dari racikan mesin yang matang. Ichsan Saif mengungkapkan beberapa spesifikasi utama yang menjadi kunci performa motornya.
Di sektor mesin, porting exhaust dibuat hingga 27,5 mm dengan rasio kompresi 8,1:1. Sementara urusan suplai bahan bakar dipercayakan kepada karburator PWM 38 dengan setting pilot jet 65 dan main jet 155.
Gunakan Pengapian Standar AC
Menariknya, motor ini masih menggunakan sistem pengapian standar AC. Untuk mendukung akselerasi di lintasan 201 meter, digunakan final gear 13/36 yang dipadukan dengan rasio produk QTT.
Menurut Ichsan, pemilihan komponen rasio QTT menjadi salah satu faktor penting karena memiliki kualitas dan ketahanan yang sudah terbukti di berbagai ajang drag bike nasional.
Dominasi yang Sulit Ditandingi
Dengan keberhasilan menyapu bersih podium sekaligus membukukan ET terbaik hingga 6,548 detik, Ninja TU racikan Ichsan Saif kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu motor tercepat di kelas Sport 2T 150 cc TU. Hasil ini sekaligus menjadi sinyal kuat bagi para rival bahwa tim HP88 KM178 13Garage SKYLINEARPO8 H2C masih menjadi kekuatan besar yang sulit ditandingi di kancah drag bike Sumatera.

