Otoinfo.id – Musim 2020 merupakan musim yang paling dibanggakan oleh Suzuki. Pembalapnya, Joan Mir berhasil meraih gelar juara dunia dan Tim Suzuki Ecstar juga memenangkan klasemen tim.
Suzuki berhasil meraih juara dunia pertama setelah 20 tahun silam. Tentunya ini momen penting, apalagi bertepatan dengan 100 tahun Suzuki. Pastinya pula banyak sejarah Suzuki yang tercipta di musim 2020 ini.
Di MotoGP Suzuki hanya memiliki satu tim pabrik. Masih belum ada tim satelit, dan kini hanya dua pembalap saja. Namun rumor soal tim satelit sudah semakin dekat terealisasikan.
Baca Juga : Joan Mir Sebut GSX-RR Cocok di Semua Trek dan Kondisi, Alasan Dirinya Bisa Konsisten
Davide Brivio menjelaskan situasinya pada rencana tim satelit Suzuki. “Dari sudut pandang tertentu, Anda mungkin berpikir bahwa itu tidak perlu karena kami memenangkan gelar, tetapi teknisi kami tidak setuju,” ucapnya.
Menurut para teknisi Suzuki, dua pembalap tidak cukup untuk mengembangkan Suzuki. Oleh karena itu, Brivio ingin mengadakan tim satelit. “Di trek kami merasa bahwa kami membutuhkan lebih banyak informasi. Dalam beberapa situasi, dua pembalap tidak cukup. Sebagai tim pabrik, kami ingin memiliki tim satelit untuk mendapatkan dan berbagi lebih banyak informasi, tetapi proyek ini memerlukan persetujuan manajemen puncak,” jelas Brivio.
Nah, keputusan tim satelit yang harus ditentukan segera, jika tim Satelit Suzuki diproyeksikan untuk musim 2022 mendatang. Dan Brivio pun mengungkapkan jika keputusan tersebut akan dilakukan awal tahun atau di awal musim balap pada Maret-April.
Baca Juga : Pasca Operasi Ketiga Marc Marquez Tinggal di Rumah Sakit Lebih Lama, Apa Sebabnya?
“Karena tujuannya adalah untuk melakukannya pada tahun 2022, kita harus memutuskan pada awal tahun 2021, katakanlah paling lambat pada bulan Maret atau April,” tukasnya. Aji
