Otoinfo – Perhatian kini beralih ke debut MotoGP Kazakhstan 2024 setelah kegagalan MotoGP Argentina lalu menempatkan kejuaraan kembali ke angka 21 seri untuk tahun ini.
Carmelo Ezpeleta, CEO Dorna, terlihat cukup optimis terkait prospek Sokol. Meskipun ada kekhawatiran yang muncul karena kondisi trek Sokol belum dihomologasikan oleh FIM menjelang pembukaan musim di Qatar.
Ezpeleta menyampaikan optimisme ini kepada Mundo Deportivo, menjelaskan bahwa dari jarak jauh, tidak ada masalah dengan Kazakhstan, meskipun beberapa fasilitas di perjalanan masih harus diselesaikan.
Sirkuit Internasional Sokol terletak sekitar satu jam di barat laut Almaty, kota terbesar di Kazakhstan. Trek ini mengalami revisi dari desain asli oleh arsitek Jerman Hermann Tilke, yang juga merancang lintasan-lintasan terkenal lainnya di seluruh dunia.
Sokol memiliki panjang 4,5 kilometer dengan 16 tikungan, termasuk kombinasi lurus panjang dan pendek. Kapasitas penontonnya diperkirakan lebih dari 70.000 orang. Meski seharusnya digelar tahun sebelumnya, debut MotoGP Kazakhstan tertunda karena penyelesaian trek yang belum rampung.
Ezpeleta juga mengisyaratkan persiapan penyelenggara GP Kazakhstan yang akan hadir di GP Qatar dengan banyak orang untuk sinergi terkait dengan marshal. Namun, seperti halnya dengan sirkuit baru lainnya, Sokol memerlukan jumlah marshal yang cukup besar dan pelatihan untuk menyelenggarakan balapan MotoGP.
Terkait dengan kemungkinan penggantian jika MotoGP Kazakhstan tidak dapat dilaksanakan, Ezpeleta menegaskan bahwa trek baru di Danau Balaton di Hongaria belum homologasi untuk MotoGP, dan Dorna tidak akan menggantikan GP Kazakhstan dengan balapan lain. Artinya, jika GP Kazakhstan gagal, kejuaraan akan tetap berlangsung dengan 20 balapan.
Kesimpulannya, sementara optimisme terus melingkupi debut MotoGP Kazakhstan 2024, masih ada semangat terkait homologasi perjalanan Sokol. Namun, Dorna dan penyelenggara tetap berkomitmen untuk menyelenggarakan balapan yang sukses di tengah tantangan yang ada. Otoinfo.
