Otoinfo.id – Walau kalah duel di trek lurus melawan Andrea Dovizioso, Marc Marquez sangat puas dengan performa RC213V 2019 yang digunakannya. Bahkan Marquez mengklaim kalau RC213V kini lebih kencang dibanding versi 2018.
Marc marquez berani menyatakan itu sebab data top speed yang diperolehnya terpaut jauh dengan tahun sebelumnya. “Mesin sekarang memberikan ekstra power di trek lurus. Kami makin yakin menghadapi seri berikutnya,” jelas Marc Marquez.
Dari data top speed, tahun lalu RC213V Marc Marquez hanya bisa menembus angka 347,2 km/jam saja, sementara musim 2019 di seri perdana lalu GP Qatar, top speednya meningkat menjadi 352,0 km/jam. Lebih kencang hampir 5 km/jam.

Untuk mendapat tambahan power tersebut, HRC memang melakukan beberapa revisi pada mesin, namun kuncinya untuk meraih top speed, HRC melakukan perubahan pada air intake. “Kami banyak merevisi air intake agar mampu menambah pasokan udara. Dan itu kami yakini bisa menambah power,” jelas Takeo Yokoyama, technical manager HRC.
Selain mengubah system air intake, HRC memang membuat 2 jenis RC213V yang berbeda. Satu untuk Jorge Lorenzo dan Marc Marquez. MT4
Baca Juga : MotoGP: HRC Buat 2 Honda RC213V Yang Berbeda
Baca Juga : MotoGP: Honda Hanya Akan Turunkan 1 Motor Lama
