Otoinfo.id – Pembalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso mengungkapkan strategi yang diterapkannya hingga mampu finis kedua pada balapan Motogp Aragon, padahal memulai start dari posisi kesepuluh.
Logikanya, pembalap yang melakukan upaya untuk melewati banyak pembalap di depannya akan mulai kehabisan ban, tetapi catatan waktu Dovizioso cukup stabil, ketimbang para pesaing terdekat.
Baca Juga : MotoGP 2019 : Quartararo Jadi Pendongkrak Semangat Rossi
“Usai start yang baik, saya terhalang, jadi tak bisa naik posisi. Lalu Alex dan Franco melakukan kesalahan, dan membuka pintu bagi saya. Sejak itu, saya mengendalikan balapan dengan sempurna. Saya tak ngotot, tak terlalu banyak memakai ban belakang, dan ini membuat saya konsisten sampai lap terakhir, sementara para rival mengalami drop. Jadi saya senang,” ujarnya.
Saya tak memeriksa ritme balap, tapi saya rasa Alex sangat cepat, dan saya sempat mengira Alex bakal sangat kuat dalam balapan ini. Saya rasa ia akan mencoba sampai akhir di Valencia, jadi kami harus tetap fokus dan terus naik podium,” pungkas Dovizioso.
Baca Juga : Alberto Puig: Kami Berusaha Bantu Jorge Lorenzo Semaksimal Mungkin
“Di MotoGP, naik posisi sangatlah sulit, jadi saya cukup senang, apalagi kembali naik podium adalah hasil penting bagi kami usai dua seri terakhir. Kami berpeluang menang di Silverstone, tapi saya tak bisa, dan balapan di Misano sangat sulit. Saya senang, meski margin dengan Marc di klasemen semakin buruk,” kata Dovizioso. Taufik
