Otoinfo – Yamaha R7, yang dikenal sebagai moge supersport dengan konsep menarik, ternyata memiliki keunikannya sendiri. Meskipun merupakan supersport ala YZF-R6, Yamaha R7 menggunakan mesin paralel twin dua silinder.
Konsep sportbike dengan mesin paralel twin semakin populer di Amerika dan Eropa karena tampilannya yang sporty dan cocok untuk sirkuit, namun tetap responsif untuk penggunaan harian.
Yamaha R7, yang diluncurkan pada tahun 2021, mendapatkan sambutan positif terutama dari para rider pemula yang ingin mencoba motor moge. Mesin yang digunakan, yaitu CP2 689 cc paralel twin DOHC 4-klep pendingin cairan, diambil dari Yamaha MT-07.
Mesin ini memberikan tenaga sebesar 72,3 dk pada 8.750 rpm dan torsi 66,68 Nm pada 6.500 rpm. Keunikan mesin ini terletak pada penggunaan crankshaft crossplane 270 derajat, yang tidak hanya membuat mesin responsif tetapi juga menghasilkan suara khas ala V-Twin.
Menariknya, mesin CP2 ini diproduksi di pabrik Yamaha di Karawang, Indonesia, dan diekspor ke Jepang. Penggunaan mesin ini tidak hanya terbatas pada Yamaha R7, namun juga digunakan pada Yamaha MT-07, XSR700, dan Tracer 700.
Untuk tahun 2024, Motor ini mengalami pembaruan dengan penambahan warna baru bernama Matte Gray. Warna dasar abu-abu doft dipadukan dengan stripping pink dan biru yang mencolok, sejalan dengan tren desain Yamaha yang sedang populer, yaitu Cyber City.
Meskipun di Amerika Yamaha ini dijual dengan harga 9.199 Dollar, setara dengan Rp 142.615.316, harga di Indonesia dapat menjadi dua kali lipat karena skema pajak untuk motor impor dengan mesin di atas 250 cc.
Yamaha R7 tetap menjadi pilihan menarik bagi pecinta moge yang menginginkan kombinasi performa dan gaya yang unik. Otoinfo.






