Mitsubishi baru-baru ini meluncurkan Outlander PHEV 2023 dengan berbagai warna menarik, mengusung konsep SUV Premium yang canggih.
Meski sejarah penjualan Outlander di Indonesia kurang memuaskan, Mitsubishi tetap optimis bahwa versi terbaru ini akan menarik minat konsumen.
Harga yang ditawarkan sekitar Rp1.3 miliar membuatnya sejajar dengan pesaingnya, Hyundai IONIQ 6.
Namun, Hyundai IONIQ 6 mungkin memiliki daya tarik lebih besar di pasar. Dengan model bodi sedan yang elegan dan akselerasi 0-100 km/jam dalam waktu 5,1 detik, IONIQ 6 memberikan pengalaman berkendara yang sporty.
Kecepatan pengisian baterai yang relatif cepat, yakni 7,33 jam pada 220V, juga menjadi nilai tambah bagi konsumen yang ingin pengisian daya yang efisien.
Sebaliknya, Mitsubishi Outlander PHEV menonjol dengan desain SUV yang kokoh dan dimensi yang memberikan kenyamanan ekstra, terutama dengan kapasitas tujuh penumpang.
Sumber tenaga kombinasi dari Motor Listrik, Baterai, dan Bensin menjadikan Outlander PHEV sebagai pilihan yang ramah lingkungan.
Dalam hal spesifikasi, Outlander PHEV memiliki mesin 2.4L DOHC MIVEC dengan tenaga maksimum 128 PS pada 4500 RPM dan torsi maksimum 20,3 KGM pada 4500 RPM.
Dengan emisi EURO6C dan menggunakan bahan bakar bensin dengan RON minimum 95, Outlander PHEV menawarkan efisiensi tinggi dalam penggunaan bahan bakar.
Pertanyaan yang muncul, apakah Mitsubishi Outlander PHEV 2023 dapat bersaing dengan daya tarik Hyundai IONIQ 6 di pasar Indonesia?
Meskipun keduanya memiliki kelebihan masing-masing, konsumen akan memilih berdasarkan preferensi pribadi, kebutuhan berkendara, dan tingkat kesadaran lingkungan. Otoinfo.