Otoinfo – Mitsubishi Delica merupakan salah satu jenis mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) yang telah lama menjadi andalan dari Mitsubishi. Meskipun kini Mitsubishi Xpander telah mencuri perhatian banyak konsumen, Delica tetap dikenang sebagai MPV andalan sebelum era Xpander. Seri terbaru dari Delica adalah tipe D5, yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2014. Mobil ini dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan kendaraan dengan kapasitas besar dan multifungsi.
Delica mengusung konsep MPV-SUV yang unik, memadukan kenyamanan sebuah MPV dengan kemampuan offroad layaknya SUV. Meskipun konsep ini tidak terlalu mendongkrak penjualannya secara signifikan, namun Delica tetap memiliki daya tarik tersendiri bagi para penggemar mobil dengan desain boxy yang khas dan ground clearance tinggi.
Mobil ini dilengkapi dengan mesin tipe 4J11 2.0L S4 MPI S-MIVEC AS&G berkapasitas 1.998 cc. Tenaga yang dihasilkan mesin ini mencapai sekitar 150 PS pada 6000 rpm dan torsi maksimum sebesar 191 Nm pada 4200 rpm. Salah satu fitur unggulan dari Delica adalah sistem Auto Stop & Go yang membantu mengendalikan konsumsi bahan bakar seminimal mungkin, terutama saat menghadapi kemacetan di kota-kota besar.
Mitsubishi Delica D5 2.0 AT tahun 2015 memiliki transmisi automatic CVT yang terkenal tangguh. Mobil ini juga dilengkapi dengan berbagai fitur canggih seperti Manual Mode by Paddle Shift, Power Sliding Door di kedua sisi, hingga Reverse Camera. Untuk hiburan, tersedia Head Unit Touchscreen Bluetooth yang menambah kenyamanan berkendara.
Harga bekas Mitsubishi Delica saat ini berada di kisaran Rp100 jutaan. Ini tergolong murah untuk sebuah MPV bongsor dengan ciri khas crossover atau SUV. Bahkan, untuk seri terbaru yang hadir di Jepang pada tahun 2022, Delica memiliki tampilan yang mirip dengan Xpander, menambah daya tariknya di pasar otomotif.
Dengan segala kelebihan dan harga bekas yang terjangkau, Mitsubishi Delica menjadi pilihan menarik bagi mereka yang mencari kendaraan dengan kapasitas besar dan fitur lengkap, tanpa harus menguras kantong terlalu dalam. Otoinfo.
