Salah satu langkah yang diambil oleh Tesla untuk mengatasi situasi ini adalah dengan memangkas harga jual beberapa model mobilnya di Amerika Serikat.
Pemangkasan harga ini mencapai 2.000 dolar AS per unitnya. Model Y, Model X, dan Model S mengalami penurunan harga, dengan harapan dapat meningkatkan daya saing perusahaan di pasar mobil listrik.
Menurut informasi yang diumumkan oleh situs web Tesla, harga Model Y varian dasar kini menjadi 42.990 dolar AS, sementara varian Long Range dan Performance masing-masing dibanderol 47.990 dolar AS dan 51.490 dolar AS.
Sementara itu, harga Model S varian dasar dipatok 72.990 dolar AS dan varian Plaid seharga 87.990 dolar AS. Untuk Model X, varian dasarnya menjadi 77.990 dolar AS dan varian Plaid dihargai sekitar 92.900 dolar AS.
Selain memangkas harga, Tesla juga menghentikan program referral mulai 30 April mendatang. Program referral ini sebelumnya memungkinkan pembeli mendapatkan potongan harga tambahan melalui rekomendasi dari pelanggan Tesla. Langkah ini diambil dalam upaya perusahaan untuk mengatur kembali strategi penjualan mereka.
Namun, kabar kurang menggembirakan bagi yang telah menantikan mobil listrik murah dari Tesla. Pada awal bulan April, perusahaan tersebut membatalkan rencana produksi mobil murah dengan perkiraan harga 25.000 dolar AS.
Mobil ini sebelumnya diharapkan dapat menjadi pendorong pertumbuhan Tesla di pasar global dan bersaing dengan mobil listrik lainnya, terutama dari China.
Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun Tesla listrik terus berusaha menghadirkan inovasi dalam industri mobil, namun masih dihadapkan pada tantangan dan perubahan dalam strategi bisnis.
Sebagai perusahaan yang beroperasi di tengah pasar yang kompetitif, langkah-langkah seperti penghentian harga dan program referral menjadi bagian dari upaya untuk menjaga daya saing dan pertumbuhan perusahaan di masa yang akan datang. Otoinfo.