Otoinfo – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah mengalihkan fokusnya ke pengembangan teknologi kendaraan listrik otonom. Ini adalah langkah maju yang diharapkan akan memajukan mobilitas di area-area tertentu.
Kepala BRIN, mengungkapkan bahwa kendaraan listrik otonom ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan khusus di lingkungan tertutup seperti bandara, perkantoran, dan pergudangan.
BRIN lebih berfokus pada aspek kecerdasan kendaraan daripada hanya sekadar aspek fisik kendaraan listrik itu sendiri. Hal ini menunjukkan komitmen mereka untuk menciptakan solusi yang cerdas dan efisien dalam bidang mobilitas.
Produk-produk yang sedang dikembangkan, seperti Micro Electric Vehicle (MEVi) dan Single-Passenger Electric Autonomous Transporter (Seater), menawarkan kemampuan untuk berpindah tempat secara otomatis tanpa perlu dikemudikan oleh manusia.
Teknologi penggerak berbasis motor listrik membuat kendaraan-kendaraan otonom ini tidak hanya ramah lingkungan karena tidak menghasilkan gas buang, tetapi juga menjanjikan efisiensi energi yang lebih baik.
BRIN juga terus mencari teknologi alternatif untuk mendukung pengoperasian kendaraan listrik otonom, dengan fokus utama pada pengembangan sumber energi bersih.
Fokus BRIN bukan hanya pada pencapaian net zero emission untuk lingkungan, tetapi juga pada ketahanan energi jangka panjang serta kedaulatan energi. Ini menunjukkan visi yang luas dan komitmen yang kuat untuk mengatasi tantangan energi masa depan.
Dengan demikian, upaya BRIN dalam mengembangkan kendaraan listrik otonom dan mencari solusi energi bersih menandai langkah penting dalam memajukan teknologi mobilitas yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Otoinfo
