portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Sign In
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Notification
HeadlineRacing

Hasil Race 1 Kejurnas Motoprix 2026 Round 3 Region B Subang

HeadlineRacing

Rudy Roesmanhadi Terpilih Pimpin IMI DKI Jakarta Periode 2026-2030, Apa Programnya?

HeadlineRacing

Reykat Menangi Race 1 MP2 Motoprix 2026 Subang, MX King by Racetech Ditopang Sprocket Koizumi

HeadlineRacing

Duet Aben Racing Dominan, Akbar Abud dan Hafid Pratama Kuasai Race 1 MP1

Font ResizerAa
Otoinfo.idOtoinfo.id
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Sign In Sign In
Follow US
Made by ThemeRuby using the Foxiz theme. Powered by WordPress
MotoGP

Marc Marquez Ungkap Rahasia Gaya Balapnya: Semua Masih Berdasar Insting!

Wawan
Last updated: 02/08/2025 08:38
By Wawan
3 Min Read
SHARE

Otoinfo.id – Legenda MotoGP Marc Marquez kembali menunjukkan bahwa dirinya belum berubah, baik dari segi karakter maupun gaya membalap. Meski kini membela tim Gresini Ducati di musim MotoGP 2025, Marquez mengaku dirinya masih mengandalkan satu hal yang sama seperti ketika ia pertama kali memasuki kelas premier: insting.

Contents
Lawan Jadi Guru: Pengalaman Melawan Legenda Bentuk Karakter MarquezTak Suka Hal yang Terlalu Dirancang, Marquez Andalkan NaluriMotoGP 2025: Marquez Tetap Jadi Magnet Perhatian

Dalam wawancara eksklusif bersama DAZN, Marquez membongkar cara berpikir dan pendekatannya di lintasan, yang ternyata tak banyak berubah meski telah melewati lebih dari satu dekade persaingan di level tertinggi.

Lawan Jadi Guru: Pengalaman Melawan Legenda Bentuk Karakter Marquez

Marc Marquez menyebut bahwa pengalamannya melawan para legenda MotoGP seperti Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, dan Valentino Rossi adalah bagian penting dari proses pembentukan dirinya sebagai pembalap. Meski menjadi rival di lintasan, mereka juga secara tidak langsung menjadi “guru” baginya.

“Saya punya pengalaman dengan Pedrosa, Lorenzo, dan juga Valentino,” ujar Marquez. “Mereka rekan kerja, tapi juga rival. Yang saya banggakan adalah saat saya berusia 20 tahun, saya tidak mudah terpengaruh oleh opini atau tekanan.”

Pengakuan ini menegaskan bahwa sejak muda, Marquez memiliki mental baja yang membuatnya mampu bersaing dengan rider-rider kawakan tanpa kehilangan jati dirinya.

Baca Juga: Bautista Sindir Balaton Park: Trek Terlalu Lambat, MotoGP Bisa Balapan Tanpa Gigi Lima!

Tak Suka Hal yang Terlalu Dirancang, Marquez Andalkan Naluri

Di tengah era MotoGP yang semakin kompleks, penuh analisis data dan strategi, Marc Marquez justru tetap memilih mengikuti insting. Ia mengaku tidak nyaman jika harus terlalu banyak mempersiapkan hal secara artifisial, termasuk dalam hal wawancara atau selebrasi.

“Saya berkendara dengan insting, dan saya masih seperti itu. Saya juga melakukan wawancara dan selebrasi dengan insting. Karena saya tidak suka hal yang dipersiapkan secara berlebihan,” kata Marquez.

Pernyataan tersebut memperkuat citra Marquez sebagai pembalap yang otentik dan spontan, sesuatu yang membuatnya tetap unik di tengah perubahan besar dalam dunia balap motor.

Baca Juga: Bukan Valentino Rossi! Ini Satu-Satunya Rider yang Gagalkan Dominasi Marc Marquez di Era Emas MotoGP

MotoGP 2025: Marquez Tetap Jadi Magnet Perhatian

Meski belum kembali meraih gelar juara dunia sejak 2019, kehadiran Marc Marquez di grid MotoGP tetap menjadi sorotan utama. Dengan bergabung ke Gresini Ducati, ia kembali menunjukkan performa kompetitif dan terus menarik perhatian para penggemar maupun rival.

Apakah gaya balap berbasis insting masih efektif di era MotoGP modern? Sejauh ini, performa Marquez membuktikan bahwa feeling dan naluri tetap menjadi senjata ampuh, bahkan saat teknologi mendominasi olahraga ini.

Join Our Newsletter
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
TAGGED:dani pedrosagaya balap MarquezInsting Balapjorge lorenzomarc marquezMotoGP 2025MotoGP DAZNMotoGP InterviewRider LegendarisValentino Rossi
Share This Article
Facebook Email Copy Link

You Might Also Like

Marc Marquez dan KTM! Alasan di Balik Keputusan Tak Realistis
Headline

Marc Marquez dan KTM! Alasan di Balik Keputusan Tak Realistis

By Yudi Jude
20/05/2024
MotoGP Mandalika 2025 Hampir Selesai Persiapannya: Apa yang Membuat Sirkuit Siap Gelar Balapan Internasional
MotoGP

MotoGP Mandalika 2025 Hampir Selesai Persiapannya: Apa yang Membuat Sirkuit Siap Gelar Balapan Internasional

By Wawan
11/09/2025
HeadlineRacing

Franco Morbidelli Targetkan Posisi 1-3 di MotoGP 2025 dengan Motor yang Sama seperti Musim Lalu

By Wawan
27/01/2025
HeadlineRacing

MotoGP Jerez: Hasil Kombinasi FP Hari Pertama, Marc Teratas Walau Sempat Jatuh

By otoinfo
18/07/2020
Update Terbaru Line-Up MotoGP 2025 Siapa yang Sudah Resmi
Racing

Update Terbaru Line-Up MotoGP 2025: Siapa yang Sudah Resmi?

By Isdiyanti
04/06/2024
Luca Marini Bidik Hasil Terbaik di MotoGP Misano 2025: Performa Kian Menjanjikan
MotoGP

Luca Marini Bidik Hasil Terbaik di MotoGP Misano 2025: Performa Kian Menjanjikan

By Wawan
11/09/2025
otoinfo.id - 2018
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Media
  • Disclaimer – Otoinfo
portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?