Otoinfo – Marc Marquez, yang memegang rekor sebagai juara kelas utama termuda dalam sejarah MotoGP, kini berpeluang menjadi yang tertua—setidaknya untuk era ‘MotoGP’ empat langkah (sejak 2002). Marquez menggeser Freddie Spencer dari posisi juara termuda saat meraih gelar MotoGP pertamanya pada 2013, dengan usia 20 tahun dan 266 hari.
Setelah lima gelar lagi dalam enam tahun berikutnya, perjalanan karir Marquez terhenti setelah cedera serius pada lengan kanannya di Jerez pada 2020. Sejak saat itu, Marquez hanya berhasil meraih enam kemenangan, tiga di antaranya setelah bergabung dengan Gresini Ducati pada 2024, di mana ia berhasil finis ketiga dalam klasemen akhir kejuaraan dunia.
Seperti yang telah diakui Marquez, promosi ke tim pabrikan Ducati untuk 2025 dan 2026 berarti tantangan untuk kembali merebut gelar juara dunia diharapkan darinya. Jika ia berhasil meraih gelar di salah satu dari dua musim tersebut, Marquez akan lebih tua dibandingkan mantan rivalnya, Valentino Rossi, yang memenangkan gelar terakhirnya pada 2009 dengan Yamaha saat berusia 30 tahun dan 251 hari. Namun, meski demikian, Rossi sempat hampir meraih gelar pada 2015, hanya tertinggal lima poin dari juara.
Marquez pun melontarkan candaan saat ditanya kemungkinan menjadi juara tertua dalam era MotoGP, “Saya lebih suka jadi yang termuda!” ujar Marquez sambil tersenyum. “Bagi saya, lebih dari sekadar usia, yang terpenting adalah kebangkitan setelah cedera. Itu yang paling penting bagi saya. Tahun lalu, saya membuktikan pada diri sendiri untuk tidak menyerah dan mencoba percaya pada diri sendiri. Itu salah satu rahasianya. Saya akan coba menjaga mentalitas yang sama tahun ini. Nikmati saja.”
Marquez kemudian merenungkan bagaimana dirinya berkembang sebagai pembalap seiring waktu. “Lebih dari muda atau tua, yang penting adalah pengalaman yang Anda miliki selama karier. Itu yang banyak berubah. Ketika menang, Anda tidak banyak belajar karena Anda melakukan semuanya dengan benar. Namun, saat Anda mengalami masa-masa sulit, itu justru saat Anda banyak belajar. Karena saat Anda berada di puncak, Anda tidak mengerti banyak hal.”
Dengan pengalaman tersebut, Marquez mencoba mendekati beberapa hal dengan cara yang berbeda. “Tapi Anda juga harus bekerja lebih keras jika ingin tetap berada di depan para pembalap muda.”
Jorge Martin, juara baru yang baru saja mengukir sejarah sebagai juara pertama yang tertua dalam era MotoGP pada usia 26 tahun dan 293 hari, serta Francesco Bagnaia, yang merebut gelar pertamanya pada usia 25 tahun dan 296 hari, menjadi pembalap-pembalap muda yang patut diwaspadai oleh Marquez.
Marquez kini siap untuk kembali memperebutkan gelar, memanfaatkan pengalaman dan mentalitasnya untuk terus bersaing di level tertinggi.
