Otoinfo.id-Marc Marquez kembali menjadi sorotan di MotoGP setelah meraih kemenangan kelima berturut-turut di Sprint Race MotoGP Spanyol, yang berlangsung pada Sabtu, 26 April 2025. Namun, meskipun tampil dominan, Marquez mengejutkan banyak pihak dengan pernyataan bahwa ia justru benci dengan format balapan sprint yang kini semakin sering digelar.
Dominasi Marc Marquez di Sprint Race MotoGP Spanyol 2025
Sprint Race MotoGP Spanyol 2025 berlangsung penuh ketegangan, dengan Marc Marquez terlibat persaingan ketat bersama Fabio Quartararo. Namun, setelah Quartararo mengalami kecelakaan pada putaran akhir akibat low side, Marquez berhasil memanfaatkan momen tersebut untuk melaju mulus dan meraih kemenangan.
Dengan tambahan kemenangan ini, Marquez semakin menunjukkan dominasinya dalam ajang sprint race musim ini, yang kini telah mencatatkan lima kemenangan beruntun. Namun, meskipun hasilnya positif, Marquez merasa terbebani dengan format balapan yang lebih singkat ini.
Baca Juga: Keren! Tim Debutan HMS95 Sekaranom Group Pamekasan Kasih Kejutan di MCR 2025 Boyolali
Marc Marquez: “Saya Benci Sprint Race”
Usai balapan, Marc Marquez berbicara terbuka mengenai ketidaksukaannya terhadap sprint race, meskipun ia tetap menikmati kemenangan tersebut. “Saya selalu mengatakan hal yang sama pada hari Sabtu: Saya benci sprint race,” ungkap Marquez.
Alasan utama kebencian Marquez terhadap format ini adalah bagaimana balapan sprint mengganggu persiapannya untuk balapan utama pada hari Minggu. “Saya senang bisa menang, tetapi saya merasa kesulitan menjaga fokus karena saya harus siap untuk balapan utama yang lebih penting pada hari Minggu. Balapan sprint memberikan tekanan yang berbeda,” tambah Marquez.
Tak hanya itu, cuaca panas di Jerez juga menambah tantangan bagi para pebalap. Marquez mengakui bahwa meskipun ia berhasil menang, kondisi tersebut membuatnya sedikit kesulitan di bagian akhir balapan.
Persiapan Marquez Menghadapi Balapan Utama
Marc Marquez memprediksi bahwa balapan utama pada hari Minggu akan semakin sengit. Ia menyoroti Francesco “Pecco” Bagnaia, yang telah mendominasi Sirkuit Jerez dalam tiga musim berturut-turut, sebagai salah satu pesaing terkuat. Selain Bagnaia, Marquez juga menganggap Alex Marquez dan Fabio Quartararo sebagai lawan yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
“Pecco tampaknya lebih kuat pada hari Minggu, jadi saya rasa dia akan menjadi lawan yang sangat sulit. Tapi selain Pecco, Alex dan Quartararo juga akan sangat kuat. Pecco sudah tiga kali menang di sini, jadi saya rasa dia akan kembali menunjukkan performa terbaik,” ujar Marquez.
Baca Juga: Vinales Siap Tampil Gila di MotoGP Spanyol 2025
Kebencian yang Menjadi Motivasi Bagi Marquez
Meskipun mengungkapkan kebenciannya terhadap sprint race, Marc Marquez tetap menunjukkan mentalitas juara. Kemenangan sprint race justru menjadi motivasi tambahan bagi dirinya untuk berjuang keras di balapan utama. Dengan fokus penuh, Marquez akan berusaha meraih hasil terbaik di MotoGP Spanyol 2025.
Apakah kebencian Marquez terhadap sprint race akan mempengaruhi performanya di balapan utama? Ataukah ia mampu mengubah perasaan tersebut menjadi energi untuk meraih kemenangan kedua di akhir pekan ini?
MotoGP Spanyol 2025 semakin menarik dengan persaingan yang kian ketat. Marc Marquez siap menghadapi tantangan besar dan membuktikan bahwa meskipun tidak menyukai format sprint race, ia tetap menjadi salah satu pebalap terbaik di dunia.
