Otoinfo.id – CEO Ducati, Claudio Domenicali, memastikan bahwa kehadiran Marc Marquez di tim Ducati Lenovo pada MotoGP 2025 tidak akan menimbulkan kegaduhan di Italia. Domenicali menegaskan bahwa insiden yang membuat Marquez dibenci para penggemar Valentino Rossi sudah berlalu 10 tahun lalu.
Marquez telah resmi bergabung dengan tim pabrikan Ducati untuk musim MotoGP 2025. Dia akan berpasangan dengan Francesco Bagnaia, pembalap kawakan yang juga merupakan murid dari Valentino Rossi.
Kehadiran The Baby Alien, julukan Marquez, yang merupakan mantan rival Rossi, awalnya dikhawatirkan akan menimbulkan ketegangan di Italia. Para penggemar The Doctor disinyalir tidak menyukai kedatangan Marquez ke tim pabrikan Italia.
Namun, Domenicali memastikan bahwa Ducati akan mampu meredam potensi konflik tersebut. Menurutnya, keputusan merekrut pembalap asal Spanyol ini sudah tepat.
“Dia (Marc Marquez) adalah seorang juara yang hebat dan seperti semua juara hebat lainnya, seperti yang juga dikatakan oleh Gigi Dall’Igna (General Manager Ducati Corse), dia dicintai dan tidak dicintai,” kata Domenicali dikutip dari Crash, Senin (24/6/2024).
“Ada orang-orang yang mengatakan kepada kami bahwa kami tidak bisa membuat pilihan yang lebih baik. Namun, ada juga yang berpendapat sebaliknya. Kami yakin bahwa kami telah mengambil keputusan terbaik untuk Ducati agar semakin kompetitif,” tambah pria asal Italia itu.
Di sisi lain, Domenicali juga mengungkap alasan di balik cepatnya proses perekrutan Marquez ke tim pabrikan Ducati. Ia menjelaskan bahwa semua proses berjalan lancar karena kedua pihak tidak menemui banyak kesulitan dalam mencapai kesepakatan.
“Sebenarnya, semuanya berjalan cukup lancar. Jelas bahwa masih ada banyak detail yang tidak masuk akal untuk dibicarakan saat ini dan tidak ada alasan untuk menyebutkannya,” ungkap Domenicali.
“Tetapi Ducati, bersama dengan staf Marquez, juga cepat dalam menyelesaikan kesepakatan ini,” tandasnya.
Dengan kehadiran Marquez, Ducati Lenovo berharap bisa meraih kesuksesan lebih besar di MotoGP 2025 dan seterusnya.






