Otoinfo.id – Maxus 9 kini menjadi sorotan di Indonesia sebagai MPV bongsor dengan penggerak listrik dan desain yang mewah, setara dengan Toyota Alphard. Namun, kehadirannya memunculkan polemik karena ada dua pihak yang mengklaim memasarkan mobil ini: Indomobil dan MG Motor Indonesia.
Awalnya, Maxus 9, yang sebelumnya dikenal sebagai Maxus Mifa 9, diluncurkan pada GIIAS 2023 oleh PT Indomobil Wahana Trada. Terdengar kabar bahwa Indomobil berencana merakit Maxus Mifa 9 secara lokal di Cikampek. Namun, pada 2024, MG Motor Indonesia memperkenalkan model ini sebagai MG Maxus 9 di ajang IIMS 2024, PEVS 2024, dan GIIAS 2024, meskipun belum ada kejelasan mengenai penjualannya.
Muhamad Irvan Mustafa, ATL Manager & Creative Strategist MG Motor Indonesia, mengungkapkan bahwa pihaknya tidak akan menanggapi penjualan Maxus 9 oleh importir umum. Ia menegaskan bahwa MG Motor Indonesia memiliki rencana untuk memasarkan Maxus 9 melalui jaringan mereka. “Akan tetap meluncur. Cuma waktunya, apakah di tahun depannya di quarter berapanya, kita masih belum putuskan,” ujarnya.
Maxus 9 menawarkan performa yang mengesankan dengan tenaga 245 PS dan torsi 350 Nm. Dikenal karena baterai lithium-ion berkapasitas 90 kWh, MPV ini mampu menempuh jarak hingga 540 km dalam sekali pengisian. Artinya, perjalanan dari Jakarta ke Solo bisa dilakukan tanpa perlu mengisi ulang baterai.
Selain performanya, Maxus 9 juga telah meraih rating keselamatan 5 bintang dari Euro NCAP, menjadikannya pilihan menarik di segmen kendaraan listrik premium. Dengan peluncuran resmi yang dijadwalkan pada tahun 2025, semua mata tertuju pada langkah selanjutnya dari MG Motor Indonesia.
Apakah Maxus 9 akan menjadi game changer di pasar MPV Indonesia? Hanya waktu yang akan menjawab.








