Otoinfo – Suzuki Katana, sebuah nama yang mungkin sebelumnya jarang terdengar di telinga, kini menjadi sorotan di dunia kolektor mobil bekas.

Seiring dengan maraknya minat terhadap kendaraan-kendaraan klasik selama pandemi Covid-19, Suzuki Katana tiba-tiba melonjak harga dan menjadi buruan para penggemar mobil tua.
Tidaklah mengherankan, mengingat sejarah dan karakteristik unik yang dimiliki oleh mobil ini.
Jejak Sejarah
Mobil compact SUV ini diproduksi oleh PT Suzuki Indomobil Sales dari tahun 1986 hingga 2006. Meskipun awalnya kurang diminati dan harganya tergolong murah sebagai mobil bekas, Suzuki Katana mencapai puncak popularitasnya di Indonesia pada era 1990-an.
Di masa lalu, mobil ini sering dijuluki “jimny banci” karena kemiripannya dengan Suzuki Jimny, walaupun dengan perbedaan utama pada sistem penggeraknya; Katana menggunakan penggerak 4×2, sementara Jimny 4×4.
Varian dan Fitur
Pada tahun 1993, Suzuki Katana mengalami update pada beberapa fitur dan kelengkapannya. Varian DX, sebagai tipe paling dasar, memiliki ciri khas seperti warna solid, absennya teknologi power steering, penggunaan velg kaleng, dan kursi belakang yang berhadapan.
Sementara varian GX, sebagai tipe termahalnya, dilengkapi dengan fitur-fitur lebih modern seperti power steering, pendingin ruangan, velg alloy, dan penataan kursi belakang yang menghadap ke depan.
Produksi varian GX berlangsung hingga tahun 2006, sementara varian DX hanya diproduksi hingga tahun 1998.
Harga dan Ketersediaan Suku Cadang
Harga jual Suzuki Katana bekas bervariasi tergantung pada tahun keluaran dan kondisinya. Mulai dari puluhan juta hingga mencapai ratusan juta rupiah untuk model tahun muda dengan kondisi baik dan modifikasi lengkap.
Salah satu kelebihan Katana adalah ketersediaan suku cadang yang melimpah di pasaran, baik yang original maupun tiruannya, dengan harga yang terjangkau.
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan Suzuki Katana antara lain adalah harga yang terjangkau, pajak kendaraan yang murah, ukuran bodi yang kompak dan mudah dikendarai, serta konsumsi bahan bakar yang irit.
Namun, mobil ini juga memiliki beberapa kekurangan, seperti suspensi yang keras yang membuat perjalanan kurang nyaman, posisi duduk yang tidak ergonomis terutama pada kursi belakang yang berhadapan, serta kabin yang sempit yang hanya mampu menampung empat orang.
Selain itu, mesinnya juga dianggap kurang bertenaga dengan kecepatan maksimal hanya mencapai sekitar 80 km/jam.
Suzuki Katana, sebuah mobil bekas antik yang kini banyak diminati untuk bernostalgia, memiliki sejumlah kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk membelinya.
Bagi para penggemar mobil klasik, mobil ini mungkin menjadi pilihan menarik untuk dikoleksi dan dirawat dengan baik agar tetap lestari di masa mendatang. Otoinfo.


