Otoinfo – Suzuki Carry telah menjadi salah satu mobil yang merajai jalanan di Indonesia, terutama dengan varian generasi awalnya yang disebut Carry 1.0. Meskipun telah menghentikan produksi pada tahun 2006, kini Suzuki membawa kembali kenangan indah dengan hadirnya Suzuki Bolan, sebuah mobil yang membawa sentuhan klasik dan dijual dengan harga terjangkau.
Suzuki Carry 1.0 pertama kali muncul pada tahun 1980-an dan tetap diminati hingga umurnya mencapai tahun 2006. Meskipun telah disuntik mati, rasa rindu terhadap mobil ini tetap ada di hati para penggemar. Suzuki Bolan hadir sebagai jawaban atas kerinduan ini, dengan dua model yang ditawarkan, yaitu minibus dan pick-up.
Tampilan Suzuki Bolan tahun 2023 tetap setia pada konsep uniknya dengan desain yang mengingatkan kita pada era minivan tahun 1980-an. Fascia kotak dengan grill hitam horizontal yang mirip Carry ST20 tetap mempertahankan pesonanya. Perbedaannya terletak pada bentuk headlamp kotak dengan frame trapesium, sementara Carry 1.0 awal masih menggunakan lampu depan bulat.
Atap yang cembung ke atas, mirip dengan atap Suzuki Katana, memberikan sentuhan klasik yang menggemaskan. Pintu geser di samping bodi memudahkan akses penumpang dan memuat barang bawaan, sementara kesan jadul terpancar dari bagian buritian dengan lampu sein dan stoplamp yang menyatu dengan kaca belakang lebar.
Dengan didukung oleh mesin 796 cc 3-silinder OHC, sedikit lebih kecil dari mesin Suzuki Carry 1.0 yang memiliki kapasitas 970 cc. Meskipun demikian, Suzuki Bolan tetap menawarkan performa yang patut diperhitungkan, dengan tenaga sebesar 37 dk di 5.000 rpm dan torsi maksimum 62 Nm di 3.000 rpm. Mesin ini, meski masih berstandar emisi Euro 2, menunjukkan konsumsi BBM yang cukup efisien, yaitu 12 km/liter untuk rute dalam kota dan 14 km/liter di rute luar kota.
Suzuki Bolan, dengan kapasitas penumpang hingga 5 orang, dibanderol mulai dari 1.940.000 Pakistan Rupee (PKR) atau setara dengan Rp 106 jutaan (kurs 1 PKR = Rp 54.75 per 24 November 2023). Kelebihan Suzuki Carry 1.0 yang terkenal dengan mesin andal, durability yang baik, dan ketersediaan suku cadang yang melimpah dan terjangkau, terus diwariskan oleh Suzuki Bolan.
Meskipun belum ada kepastian apakah Suzuki Bolan akan meluncur di Indonesia, namun harapan untuk melihat kembali mobil legendaris Suzuki Carry tetap menyala. Sejarah panjang Suzuki Carry, dari lampu bulat pada Carry ‘bagong’ hingga lampu kotak pada Carry 1.0, terus diteruskan dengan hadirnya Suzuki Bolan. Sembari menanti kabar lebih lanjut, kita dapat merenungkan betapa Suzuki Carry 1.0 membuktikan daya tahan dan keberlanjutan warisan Suzuki di dunia otomotif. Otoinfo.
