Otoinfo – Di era 90-an, Honda GL Pro pasti bukanlah nama yang asing, Motor sport ini menjadi salah satu produk paling sukses dari Honda dan mendominasi pasar pada masanya.
Dengan desain yang gagah, performa yang tangguh, suspensi yang nyaman, serta efisiensi bahan bakar yang baik, GL Pro berhasil menarik perhatian para pengendara, khususnya para pria.
Pertama kali diperkenalkan pada tahun 1985 dengan mesin berkapasitas 145 cc, GL Pro membawa nama “GL” yang merupakan singkatan dari Gin Linamoto, mengenang kakek pendiri Honda, Soichiro Honda. Desainnya yang khas dengan bentuk kotak pada bagian headlamp, lampu rem, lampu sein, serta frame speedometer, membuat GL Pro mudah dikenal.
Ada tiga generasi utama GL Pro yang dikenal di Indonesia. Generasi pertama adalah GL Pro White Engine yang diluncurkan pada tahun 1985 dengan mesin 145cc. Kemudian, disusul oleh GL Pro Black Engine pada tahun 1992, yang terkenal karena mesinnya berwarna hitam. Selain itu, terdapat juga varian langka, yaitu GL Pro Purple Engine tahun 1991, yang menjadi persembahan terakhir dari Jepang.
Generasi kedua, GL Pro Black Engine, merupakan yang paling sukses. Mesinnya didatangkan secara langsung dari Jepang, yang membuatnya diminati oleh para kolektor. Performa mesinnya juga tangguh dengan tenaga maksimal mencapai 16,5 PS pada 8.500 rpm, yang cukup dahsyat untuk mesin 4-tak di bawah 150 cc pada era 90-an.
GL Pro juga terkenal sebagai pilihan utama para ojek di kawasan Gunung Bromo, berkat kehandalannya dalam menaklukkan medan pegunungan. Bahkan, motor ini sering digunakan untuk mengevakuasi motor lain yang mengalami masalah di jalanan berat, seperti yang sering terjadi di Bromo.
Fitur unggulan lainnya adalah suspensi udara asli, yang menyerupai teknologi suspensi pada mobil dan bus. Ini memberikan kenyamanan ekstra dalam menangani berbagai jenis medan.
Selain itu, GL Pro juga mudah untuk dimodifikasi dan dirawat sendiri oleh pemiliknya, berkat teknologi yang masih sederhana dan ketersediaan suku cadang yang berlimpah.
Honda GL Pro tidak hanya sekedar motor, tetapi juga sebuah ikon dari era 90-an yang masih memikat pecinta sepeda motor hingga saat ini. Otoinfo.
