Otoinfo.id – Balapan kelas Rookie pada seri pembuka Kejurda Road Race Jawa Barat 2025 yang digelar di Sirkuit Brigif 15 Kujang II, Cimahi, Jumat (12/9), berlangsung di bawah guyuran hujan. Namun dari kondisi penuh tantangan itu, nama Juna Octavian muncul sebagai bintang utama setelah sukses mendominasi Race 1 kelas Rookie.

Sebagai pengamat khusus kelas Rookie, saya menyebut ini bukan sekadar kemenangan tapi penampilan yang memperlihatkan kontrol, ketenangan, dan insting balap kelas tinggi dari rider muda tersebut.
Start dari Grid 4, Juna Buktikan Mental Juara
Mengawali balapan dari grid ke-4, Juna tak terburu-buru. Ia membaca kondisi lintasan basah dengan cermat dan memilih untuk bermain taktis. Sejak awal, ia langsung merangsek ke barisan depan dan menempel ketat Azriel Arimansyah yang memimpin lomba.
“Juna menunjukkan kecerdasan balap yang luar biasa untuk usianya. Dia tahu kapan harus menekan dan kapan harus sabar,” ujar salah satu crew tim yang enggan disebutkan namanya.
Momen Kunci: Overtake Bersih di Tengah Lap
Memanfaatkan celah kecil yang terbuka di pertengahan lap, Juna melakukan manuver bersih untuk mengambil alih posisi pertama dari Azriel. Meski terus mendapat tekanan dari Azriel dan Dennis Mahardika, rider dari tim K2YNino Hydrogen Platinum Oil Mozza Racing ini mampu mempertahankan keunggulannya hingga garis finis.
Warisan Darah Balap: Putra Irvan Octavian Cetak Prestasi
Kemenangan ini terasa spesial karena Juna Octavian merupakan anak dari Irvan Octavian, mantan pembalap nasional yang kini menjadi mentor bagi putranya.
Dengan hasil ini, Juna tak hanya menorehkan prestasi, tapi juga mempertegas bahwa darah balap mengalir deras dalam tubuhnya.
Hasil Lengkap Race 1 Rookie Kejurda Jabar 2025
- Juna Octavian – K2YNino Hydrogen Platinum Oil Mozza Racing
- Azriel Arimansyah – (tim belum dikonfirmasi)
- Dennis Mahardika – (tim belum dikonfirmasi)
Sinyal Kuat dari Bintang Muda Rookie
Kemenangan Juna Octavian di Race 1 Kejurda Jabar 2025 bukan hanya kemenangan teknis, tetapi juga sinyal bahwa generasi baru balap motor Indonesia tengah naik daun. Dengan kemampuan membaca balapan, keberanian mengeksekusi strategi, dan latar belakang pembinaan dari sang ayah, Juna bisa menjadi nama besar masa depan di dunia balap Indonesia.


