Otoinfo – Pembalap MotoGP Jorge Martin tengah dalam tahap akhir negosiasi dengan Ducati untuk mendapatkan promosi ke tim pabrikan, menurut laporan dari Gazzetta. Keputusan besar ini kemungkinan akan segera diambil oleh Ducati, dan dapat mempengaruhi “silly season” MotoGP secara keseluruhan.
Jorge Martin, yang saat ini memimpin klasemen kejuaraan MotoGP 2024 dengan selisih 39 poin dari Francesco Bagnaia, tampaknya akan dipilih untuk mendampingi Bagnaia di tim pabrikan Ducati untuk musim 2025.
Meskipun Marc Marquez dan pemegang kursi pabrikan saat ini juga dipertimbangkan, Ducati dilaporkan lebih condong kepada Martin.
Menurut surat kabar Italia tersebut, negosiasi antara Martin dan Ducati telah mengalami percepatan dalam beberapa hari terakhir menjelang MotoGP Italia di Mugello.
Mereka menyebutkan bahwa kesepakatan antara kedua pihak kemungkinan akan tercapai dalam waktu dekat, meskipun pengumuman resmi mungkin belum akan segera dilakukan.
Ducati telah melakukan serangkaian analisis, pertemuan, dan diskusi yang panjang sebelum akhirnya memutuskan untuk mempertahankan Martin. Mereka menyadari bahwa kehilangan pembalap Spanyol tersebut bukanlah pilihan yang bijaksana.
Meskipun ada rumor bahwa Ducati akan mengonfirmasi pembalap 2025 mereka pada putaran kandang, tim ini menegaskan bahwa hal tersebut tidak akan terjadi.
Jika Jorge Martin benar-benar mendapatkan promosi ini, itu akan menjadi akhir dari penantian panjangnya untuk bergabung dengan tim pabrikan Ducati. Sebelumnya, pada tahun 2022, Ducati lebih memilih Enea Bastianini ketimbang Martin untuk posisi tersebut.
Pada tahun berikutnya, meskipun Martin gagal meraih gelar pada putaran akhir di Valencia, ia sebenarnya memiliki peluang untuk mendapatkan promosi otomatis ke tim pabrikan jika berhasil menjadi juara dunia.
Dengan dua kali kegagalan sebelumnya, Martin tampaknya kini berada di ambang pencapaian impiannya untuk mengendarai motor merah Ducati pada musim 2025.
Saat ini, ia memimpin klasemen kejuaraan dengan performa yang mengesankan, sementara Marquez dan Bastianini masih berusaha mengejar ketertinggalan mereka. Otoinfo
